Kompas TV nasional sapa indonesia

Fakta Baru Mutilasi Kalibata City: Pelaku Pilih Korban Secara Acak

Jumat, 18 September 2020 | 22:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi menggelar rekonstruksi kasus mutilasi dengan korban Rinaldi Harley Wismanu, Jumat (18/09/2020) pukul 15.00 WIB di halaman Subdit Resmob Polda Metro Jaya dilanjutkan di Pasar Baru Mansion sebagai lokasi eksekusi pembunuhan.

Dari hasil rekonstruksi, Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyebut ada fakta-fakta baru yang ditemukan, diantaranya:

Penentuan Korban Tidak Spesifik

Pelaku tidak merencanakan pembunuhan secara spesifik terhadap korban Rinaldi Harley Wismanu.

Sebelumnya pelaku sempat menghubungi calon korban lainnya melalui sebuah aplikasi, namun hanya Rinaldi yang merespon dan komunikasi awal dimulai pada 5 September 2020 lalu.

Pelaku Belajar dari Media Sosial

Pelaku mempelajari cara membunuh dan memutilasi melalui video-video yang ada di media sosial.

Pelaku Membeli Alat 

Setelah melihat video yang ada di media sosial, pelaku membeli alat-alat yang diperlukan untuk eksekusi.

Selain itu, Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menilai jika mutilasi bisa terjadi lantaran adanya hubungan emosional yang sangat kuat yakni rasa dendam.

Namun mutilasi yang dilakukan pelaku ini merupakan sebuah dorongan untuk menghilangkan barang bukti yaitu jenazah.

"Bagaimana caranya membawa jenazah yang sudah dibunuhnya di suatu tempat dan tempat itu termasuk adalah tempat umum. Maka akan ada kesulitan untuk membawa jenazah menuruni lift, naik tangga, dan lain sebagainya, maka cara yang terbaik adalah dilakukan mutilasi," ujar Tubagus kepada KompasTV, Jumat (18/09/2020).

Sementara kondisi psikologis pelaku sudah dilakukan dan masih menunggu hasil.

Namun hasil tes psikologis tak akan mengurangi pasal yang dikenakan terhadap pelaku.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:48
PERANCIS PERLUAS KEBIJAKAN JAM MALAM HINGGA KE 54 PROVINSI DALAM UPAYA MENEKAN PENULARAN COVID-19    ITALIA TUTUP BIOSKOP, TEATER, DAN TEMPAT OLAHRAGA HINGGA BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN CEGAH PENULARAN KORONA   ANGKA PENULARAN COVID-19 TINGGI, PM ITALIA PERKETAT PEMBATASAN AKTIVITAS WARGA   BPBD KOTA BEKASI MENCATAT 346 JIWA MENGUNGSI AKIBAT TERDAMPAK BANJIR LUAPAN KALI CILEUNGSI DAN CIKEAS   PLT BUPATI PONOROGO, JATIM, SEBUT 10 PEGAWAI PLN PONOROGO POSITIF COVID-19 SEUSAI TERIMA TAMU DARI SURABAYA   POLRESTABES SURABAYA SITA 8,8 KILOGRAM SABU DAN 17.000 PIL HAPPY FIVE DARI 8 TERSANGKA KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA    POLRESTABES SURABAYA TANGKAP 8 TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI JAWA TIMUR   POLRES INDRAGIRI HILIR TANGKAP Y, KURIR NARKOTIKA DENGAN BARANG BUKTI SABU SEBERAT 50 KILOGRAM   KAPOLDA RIAU PASTIKAN KOMPOL IZ, PELAKU PENGEDAR NARKOTIKA JENIS SABU, SEGERA DIPROSES HUKUM   WAKAPOLRES JEMBER SEBUT DARI 5 YANG DITETAPKAN TERSANGKA PERUSAKAN KANTOR DPRD JEMBER, DUA DI ANTARANYA PELAJAR   POLRES JEMBER, JATIM, TETAPKAN 5 TERSANGKA PERUSAKAN KANTOR DPRD JEMBER SAAT UNJUK RASA TOLAK UU CIPTA KERJA   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT WORLD BANK DAN IMF APRESIASI UU CIPTA KERJA   POLRI AKAN TINDAK TEGAS DAN PROSES HUKUM SIAPA PUN YANG TERLIBAT DALAM PEREDARAN SENJATA API ILEGAL DI PAPUA   DINKES KOTA BANJARMASIN, KALSEL, SETUJUI RENCANA SEKOLAH TATAP MUKA YANG DISIAPKAN DINAS PENDIDIKAN AWAL NOVEMBER