> >

Pilihan Diksi dan Konteks dalam Pidato Mega Tuai Kritik, Apa Benar Rendahkan Jokowi?

Vod | 14 Januari 2023, 17:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Relawan mengkritik pidato Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarno Putri, yang menyebut "Jokowi Kasihan Dah".

Relawan mengingatkan, jangan ada pihak yang merasa lebih penting dibanding pihak lainnya.

Pidato Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarno Putri saat peringatan hari ulang tahun ke-50 PDIP di Kemayoran, Jakarta Pusat, 10 Januari lalu.

Relawan tersinggung dengan pidato Mega, karena menyoal Jokowi dan dukungan partainya namun disampaikan dalam diksi "Jokowi kasian dah".

Sekjen Projo, Handoko mengingatkan, semua pihak punya peran penting.

Baca Juga: Bantah Renggang dengan Ganjar Pranowo, Puan: Gak Ada Apa-Apa, Kita Sama-Sama Kader

Untuk itu, jangan ada pihak yang merasa lebih penting dari pihak lainnya.

Menanggapi kritik relawan Jokowi, Sekjen PDI-Perjuangan, Hasto Kristyanto minta pidato Mega didengarkan utuh.

Kata Hasto, "apa yang disampaikan Ibu Megawati adalah politik kebenaran dan semuanya disampaikan dengan bahasa rakyat, kadang dengan candaan.  

Para relawan yang belum memahami apa yang disampaikan Bu Mega tinggal kami catat, sebab kebenaran dalam politik itu terbukti kemudian, waktu yang akan membuktikan’’.

Pondasi politik Jokowi nyatanya ditopang oleh PDI-Perjuangan, partai koalisi, dan kelompok relawan.

Tak hanya hadir di acara-acara parpol pendukungnya, Jokowi juga kerap hadir di acara-acara yang digagas kelompok relawan.

Malah, kode capres kerap muncul saat Jokowi bersama relawan.

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV


TERBARU