> >

Luhut dan Ganjar Sepakat Tunda Tarif Rp750 Ribu Candi Borobudur: Banyak yang Protes

Vod | 8 Juni 2022, 06:14 WIB

SEMARANG, KOMPAS TV – Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan temui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (7/6) membahas wacana kenaikan tarif wisata Candi Borobudur.

Keduanya sepakat menunda wacana penerapan tarif baru Candi Borobudur sebagai upaya pelestarian Candi.

"Saya sampaikan pada beliau (Luhut), ini banyak yang protes, menurut saya diendapkan, beliau setuju soal tarif dibicarakan dulu," ujar Ganjar usai pertemuan.

Baca Juga: Buntut Polemik Tarif Naik Candi Borobudur Mahal, Erick Thohir Akhirnya Buka Suara! Begini Katanya...

Penundaan penerapan tarif baru Candi Borobudur merupakan respons dari protes masyarakat usai Luhut menyuarakan wacana tersebut.

Sejumlah masyarakat menilai tarif terlalu tinggi untuk wisatawan lokal, dan tingginya harga tidak menjamin perilaku wisatawan di sana.

Ganjar kemudian menyebut pihak-pihak terkait kini masih terus mengkaji skema kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur.

Pihak Taman Wisata Candi serta Balai akan berkoordinasi soal skema kunjungan dan wacana kenaikan tarif Candi Borobudur.

Baca Juga: Pemerintah Berencana Pasang Tarif Naik ke Candi Borobudur Rp750 Ribu karena Quality Tourism

"Prinsipnya kita harus atur siapa yang mau naik ke candi, harus diatur," ucap Ganjar

"Apakah itu dengan kuota, apakah dengan harga, tapi kita postpone (tunda) dulu," lanjutnya.

Sebelumnya, sebagai upaya mentertibkan wisatawan dan menjaga kelestarian Candi Borobudur, Luhut menyebut akan tetapkan tarif baru naik ke Candi Borobudur, yaitu Rp750 ribu untuk wisatawan lokal, dan US$100 untuk wisatawan mancanegara.

Video Editor: Firmansyah

Penulis : Muhammad-Fajar-Fadhillah

Sumber : Kompas TV


TERBARU