> >

Sebut Penyerangan KST Papua ke Pos Koramil Gome Janggal, Panglima TNI: Saya Ingin Ada Proses Hukum

Vod | 20 Maret 2022, 11:41 WIB

PUNCAK, KOMPAS.TV - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkap kejanggalan terkait penyerangan kelompok separatis teroris (KST) Papua terhadap Pos TNI di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua.

Jenderal TNI Andika Perkasa menyebut ada hal yang disembunyikan dari penyerangan yang menyebabkan tiga prajurit TNI gugur.

Panglima menyatakan Komandan Kompi atau Danki tidak mempertimbangkan secara baik terkait pengamanan di pos itu.

Panglima TNI pun meminta kasus ini dituntaskan dengan proses hukum.

Sebelumnya, tiga prajurit TNI gugur dalam serangan KST Papua di Pos Koramil Gome, Kabupaten Puncak, pada akhir Januari lalu.

Salah satu prajurit TNI yang gugur adalah Pratu Tuppal Halomoan Baraza yang berasal dari Jambi.
_____

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam nonstop di https://www.kompas.tv/live.

Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Yuk, subscribe channel YouTube Kompas TV!

Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.

Penulis : Edwin-Zhan

Sumber : Kompas TV


TERBARU