> >

Waspadai Penipuan Lewat WhatsApp Berkedok Bank BNI, Jangan Klik "Buka" atau "View"!

Teknologi | 26 Juli 2023, 23:00 WIB
Modus penipuan atau phising yang marak melalui aplikasi WhatsApp akhir-akhir ini. (Sumber: Tribunnews)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Muncul berbagai modus penipuan melalui aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) yang mengatasnamakan instansi tertentu di tengah masyarakat.

Kebanyakan pesan tersebut dikirimkan oleh nomor yang tidak dikenal atau nomor asing yang tidak disimpan di ponsel si penerima.

Terbaru, muncul pesan yang menyertakan action button (tombol) "view" atau "lihat" yang menggiring penerima pesan untuk mengklik isi pesan tersebut.

Anggota Ombudsman Republik Indonesia periode 2016-2021, Alvin Lie, mengingatkan masyarakat untuk tidak mengklik tombol dalam pesan tersebut untuk menghindari pencurian data.

Ia juga menyoroti penipuan berupa pesan berisi file .APK dari pengirim anonim yang mengatasnamakan diri sebagai pihak kepolisian.

Melalui akun Twitter-nya, @alvinlie21, Alvin membagikan tangkapan layar dari nomor tidak dikenal yang menyuruh penerima untuk membuka file APK yang dinamai "Surat Tilang Online".

"Tilang penyelesaiannya di pengadilan, bukan di kantor polisi," tulis Alvin, Rabu (26/7/2023).

Penipuan jenis ini disebut dengan phising, yakni upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan.

Baca Juga: Ramai Modus Penipuan via WhatsApp Berkedok Undangan hingga Surat Tilang Polisi, Simak Pencegahannya!

"Penjahat phising makin merajalela dengan modus berubah-ubah. Selama ini gunakan APK, sekarang gunakan Action Button 'View'," tulis Alvin, Rabu (19/7/2023).

Pesan dengan action button tersebut mengatasnamakan sebagai Bank BNI dengan kata-kata "INFO BANK BNI".

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV/Tribunnews


TERBARU