> >

Kisah Sebuah Penyakit Sembuh karena Baca Surat Al-Fatihah

Beranda islami | 3 Oktober 2021, 11:19 WIB
ilustrasi sebuah alquran di dalamnya banyak makna belum kita tahu (Sumber: freepik)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Salah satu surat dalam Alquran yang dianggap sebagai surat As-Syifa (penyembuh) adalah surat Alfatihah. Karena ia adalah as-syifa, penyembuh atas pelbagai sesuatu, banyak juga yang memakainya sebagai wasilah (perantara) untuk banyak hal. Mulai dari persoalan hidup hingga pengobatan.

Pada zaman Nabi, salah seorang sahabat menggunakan surat Alfatihah untuk sebuah pengobatan. Kisah ini diambil dari Sabda Nabi SAW:

“Ada sekelompok sahabat dalam perjalanan dan melewati kampung Arab. Kala itu, mereka minta dijamu namun penduduk tidak mau.

Penduduk itu lantas berkata, "Apa di antara kalian ada yang bisa ruqyah, karena pemimpin kami tersengat binatang?” lantas mereka menjawab "Iya".  

Lalu ia pun mendatangi pemimpin mereka itu dan meruqyahnya dengan baca Alfatihah. Pembesar itu pun sembuh.

Oleh penduduk, peruqyah tadi diberi seekor kambung, tapi enggan diterima.  Dan disebutkan, ia mau menerima (kambing itu) sampai kisah tadi diceritakan kepada Nabi.

Kemudian, sahabat itu mendatangi Nabi dan mengisahkan peristiwa tadi kepada beliau. Ia berkata,’Wahai Rasulullah, aku tidak meruqyah, aku hanya membaca surat Alfatihah.’

Lantas beliau tersenyum, beliau pun berkata kepada orang,’Kamu berhak mengambil kambing itu dan potongkan untukku sebagiannya untuk kita makan bersama kalian.’” (HR Bukhari Muslim).

Berdasarkan di atas, ternyata kita bisa menggunakan surat Alfatihah ini sebagai wasilah (perantara) atas kesembuhan sebuah penyakit.

Apalagi asyyifa (penyembuhan) adalah salah satu keutamaan di balik surat Alfatihah dan umat Islam harus mengerti itu.

Baca Juga: Kisah Hentakan Kaki yang Membuat Gunung Bergetar atas Izin Allah

Menggunakan ayat suci sebagai perantara untuk kesembuhan tentu saja dibolehkan, meski begitu dalam hati kita senantiasa harus yakin bahwa penyembuh itu adalah Allah SWT.

Alfatihah hanyalah perantara, seperti halnya ikthiar lain untuk mendapatkan kesembuhan. Kita harus berikhtiar dan terus berdoa. Sebab hanya Allah penyembuh segala penyakit. 

Rasul bersabda,"Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya, maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Ta'ala." (HR. Muslim).

Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari segala penyakit dan menjadikan kita hamba yang senantiasa bersyukur. Amin.

Wallahu a’lam

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU