> >

Doa Nabi Yunus dalam Alquran agar Terhindar dari Malapetaka

Beranda islami | 20 September 2021, 13:00 WIB
Ilustrasi sebuah paus yang memakan Nabi Yusuf. Ini merupakan jenis Paus Bungkuk (Sumber: shutterstock/Paul S. Wolf)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ini merupakan doa Nabi Yunus (Dzun-Nun) yang begitu masyhur. Doa ini bila diamalkan secara istiqamah akan membantumu terhindar dari malapetaka maupun bahaya.

Doa Nabi Yunus ini termaktub dalam kitab suci Alquran. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Anbiya ayat 87:

WA DZUNNUNI IDZ DZAHABA MUGHOODIBAN FADZHONNA ANLANNAQDIRA ‘ALAIHI FANAADA FIDDZULUMATI LAA ILAHA ILLA ANTA, SUBHANAKA INNI KUNTU MINADZZALIMIN

Artinya: "Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Begitulah. Doa Nabi Yunus itu sebagai berikut:

LAA ILAHA ILLA ANTA, SUBHANAKA INNI KUNTU MINADZZALIMIN

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Baca Juga: Turun Hujan, Ada 3 Amalan Selain Berdoa yang Dilakukan Rasulullah SAW, Apa Saja?

Doa Nabi Yunus ini terjadi tatkala Nabi Yunus berada dalam perut sebuah ikan besar.

Beberapa ulama menafsirkan ini sebagai ikan paus atau ikan besar yang ada di laut. Nabi Yunus berdoa dengan doa, minta ampun dan kepada-Nya dan Allah pun memberikan karunia-Nya.

Sebagai muslim, kita dianjurkan untuk membaca doa Nabi Yunus ini untuk bertaubat maupun menghindarkan dari segala marabahaya. Anda bisa membaca doa Nabi Yunus ini setelah salat maupun dibuat zikir rutin.

Doa ini juga dipraktikkan oleh ulama dan umat Islam sejak ratusan tahun yang lalu dan diajarkan turun temurun karena berkahnya yang begitu banyak.

Jangan lupa berdoa, ya. Semoga Allah selalu melindungi kita. Amin. Wallahu a’lam.

Baca Juga: Tiga Waktu Paling Mustajab agar Doa Lebih Mudah Dikabulkan

 

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU