> >

Pengakuan Pemilik Indekos Usir 3 Perawat: Demi Keamanan Bersama, Takut Penyakit Suami Saya Kambuh

Berita daerah | 29 April 2020, 00:31 WIB
Ilutrasi: para perawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (23/4/2020). (Sumber: Dokumentasi Pribadi Bima Perawat Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet)

Camat Grogol, Bagas Windaryatno mengatakan, dengan adanya klarifikasi pemilik indekos insiden pengusiran tersebut selesai.

Bagas juga mengklarifikasi bahwa tidak ada keberatan dari warga Desa Kwarasan, Grogol terhadap keberadaan perawat tersebut.

"Ini yang ingin kami luruskan di media massa dan media sosial yang sempat ditulis masyarakat keberatan dengan ketiga orang tersebut. Ini tidak benar. Masyarakat welcome terhadap tempat kos dan sebagainya," tutur Bagas.

Baca Juga: 5 Tahun Belum Mudik, Perawat Ini Meninggal karena Virus Corona

Dilaporkan ke Polisi

Meski dianggap selesai oleh Camat Grogol, tapi tidak oleh Pemerintah Kota Solo. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo justru akan melaporkan peristiwa pengusiran tiga perawat RSUD Bung Karno Solo ke Polres Sukoharjo.

"Masih kita susun kronologis dari pada pengusiran sepihak ini kepada kepolisian. Hari ini akan kita kirim (laporan) ke Polres. Dr Wahyu (Direktur RSUD Bung Karno) yang nanti akan melaporkan," kata FX Rudy. 

Pihaknya mengaku telah menerima surat permintaan maaf atas terjadinya peristiwa pengusiran dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sukoharjo.

Disamping itu, perwakilan dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sukoharjo juga telah menemui dirinya untuk menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa pengusiran perawat RSUD Bung Karno.

Rudy mengatakan, pemilik indekos meminta tiga perawat itu tidak tinggal lagi di indekosnya karena khawatir penyakit suaminya kambuh lagi tidak bisa menjadi alasan.

"Iya, tidak begitu. Karena ini bicara hak kok. Kalau perawat melaporkan itu hak. Kita dorong menyampaikan ke Polres diperlakukan tidak adil. Itu masuk pasal pencemaran nama baik," ujar Rudy.

Baca Juga: 3 Perawat di Solo Diusir Pemilik Kos, FX Rudy: Tidak Manusiawi, Keterlaluan!

Rudy menegaskan, upaya hukum ini dilakukan untuk memberikan pelajaran agar peristiwa pengusiran terhadap perawat dari indekos tidak terjadi di daerah lain.

"Mau diselesaikan secara kekeluargaan atau apa nanti terserah," ucap Rudy.

Tinggal di Rumah Sakit

Sebelumnya diberitakan, sebanyak tiga perawat RSUD Bung Karno Solo, Jawa Tengah, diusir dari indekos. Akibatnya, mereka kini tinggal sementara di ruangan lantai lima rumah sakit.

Direktur RSUD Bung Karno Solo, Wahyu Indianto membenarkan, adanya insiden perawat RSUD Bung Karno yang diusir oleh pemilik indekos.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU