> >

Kapolda Sultra Minta Maaf, Keliru Beri Informasi Soal Kedatangan 49 TKA China

Berita daerah | 17 Maret 2020, 20:13 WIB
Puluhan TKA asal China tiba di Bandara Haluoleo Kendari. (Sumber: (KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI))

KENDARI, KOMPAS TV - Kapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Merdisyam, mengakui telah keliru menyampaikan informasi soal kedatangan 49 tenaga kerja asing (TKA) asal China di Bandara Haluoleo, Kendari, pada Minggu (15/3/2020). Karena itu, dirinya menyampaikan permohonan maaf.

Sebelumnya, Merdisyam sempat mengatakan puluhan TKA asal China itu tiba di Kendari setelah mengurus perpanjangan visa di Jakarta.

Padahal, para warga negara China itu adalah TKA baru yang akan bekerja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

"Permohonan maaf kepada rekan-rekan sekalian dari saya sebagai Kapolda Sultra," kata Merdisyam dalam keterangan pers di Media Center Mapolda Sultra, Selasa (17/3/2020).

Merdisyam mengatakan, awalnya dia hanya menerima informasi dari pengelola Bandara Haluoleo bahwa 49 TKA itu baru tiba dari Jakarta.

Baca Juga: Viral Video TKA China di Bandara Haluoleo, Polisi Sebut Penyebarnya Ditangkap POM Lanud

Pengelola Bandara Haluoleo, kata dia, juga menyampaikan bahwa semua warga asing itu sudah mengantongi visa dan sertifikat kesehatan.

Hanya, pengelola Bandara Haluoleo tidak menjelaskan riwayat perjalanan puluhan warga asing itu sebelum bertolak dari Jakarta.

Merdisyam juga mengaku sudah menghubungi PT Virtue Dragon Nickel Industry, tempat para TKA itu bekerja. Namun, perusahaan itu malah mengatakan para TKA yang baru masuk adalah pekerja lama.

"Karena tidak ada TKA baru yang datang. Saat itu juga kami peserta rapat kaget dengan video yang beredar, dan informasi yang kami sampaikan juga mendadak," kata Merdisyam.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU