> >

Tergiur Tawaran CPNS, 800 Orang Jadi Korban Penipuan

Berita daerah | 17 Februari 2020, 11:32 WIB
Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan membeberkan aksi penipuan CPNS di wilayah hukumnya, Sabtu (15/2/2020). (Sumber: polres kebumen/tribunnews.com)

KEBUMEN, KOMPAS.TV – Polres Kebumen membongkar kasus penipuan berkedok penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).

Baca Juga: Ratusan Peserta Tes CPNS Gugat Pemerintah

Kini korban penipuannya diperkirakan mencapai 800 orang. Mereka dijanjikan dapat diloloskan menjadi PNS.

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan menyatakan, berdasarkan keterangan dari tersangka TR (51) dan AB (62), jumlah korban yang sudah tercatat mencapai 605 orang. 

Para korban yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia rata-rata menyetorkan uang sebanyak Rp 150 juta. 

"Data yang kami peroleh dari dua tersangka ini, sementara ada 605 korban. Jika digabungkan dengan korban yang sebelumnya mencapai 800-an korban, bahkan bisa lebih," kata Rudy saat dihubungi media, Senin (17/2/2020). 

Rudy menjelaskan, tiga tersangka yang lebih dulu ditangkap yaitu yaitu AS (43) warga Kebumen, ES (66) warga Bogor, dan RD (33) warga Malang berperan mencari korban. 

Setelah menerima uang dari para korban, ketiga tersangka menyetorkan kepada TR, seorang mantan dosen asal Makassar dan AB alias Yang Mulia, seorang pensiunan PNS, warga Flores Timur. 

"AB mendapatkan jatah uang paling banyak, yaitu Rp 94 juta dari uang Rp 150 juta yang disetorkan masing-masing korban," ujar Rudy. 

Baca Juga: Panduan Lengkap Alur Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2019

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU