> >

Bupati Purworejo Perintahkan Bawahannya Tutup Keraton Agung Sejagat

Berita daerah | 15 Januari 2020, 10:32 WIB
Pasangan suami istri yang mengaku sebagai raja dan permaisuri kerajaan keraton agung sejagat, Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) telah ditangkap polisi, Selasa (14/1/2020) (Sumber: Kompas TV)

PURWOREJO, KOMPAS.TV - Bupati Purworejo meminta pihak kerajaan Keraton Agung Sejagat untuk segera menghentikan kegiatannya di Desa Pogung Juru Tengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah. 

Karena dalam waktu dekat ini, pihak pemerintahan Kabupaten Purworejo akan menutup lokasi yang dijadikan aktivitas yang disebut-sebut sebagai kerajaan itu.

Baca Juga: Maharaja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Diperiksa Polisi

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Pram Prasetyo Ahmad.

“Bupati minta agar kegiatan di Desa Pogung Ujung Tengah terkait dengan yang kemarin dijelaskan yaitu Keraton Agung Sejagat untuk dihentikan. Karena sudah menimbulkan dampak, baik keresahan dan kerawanan di masyarakat,” ujar Pram Prasetyo Ahmad, di Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo, Selasa (14/1/2020).

Pram melanjutkan, selain menimbulkan keresahan dan kerawanan, Keraton Agung Sejagat itu juga terindikasi menyimpang.

“Bupati sudah memerintahkan (bawahannya) kegiatan yang ada di Desa Pogung Ujung Tengah terkait Keraton Agung Sejagat itu ditindak dan ditutup,” tutur Pram.

Pram juga menjelaskan bahwa pemerintah dan pihak terkait terus mendalami hal-hal yang mengindikasikan kegiatan Keraton Agung Sejagat yang menyimpang itu.

Bahkan, pihaknya menemukan hal lain yakni bangunan yang digunakan oleh Keraton Agung Sejagat itu diketahui tidak memiliki izin.

Upaya itu dilakukan sampai dengan seluruh hal yang terkait dipenuhi.

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU