> >

Pengakuan Pembunuh Pedagang Semangka di Kramat Jati: Saya Merasa Ditantang dan Dipermainkan Korban

Jabodetabek | 10 Januari 2024, 12:47 WIB
Tersangka pembunuhan pedagang semangka tertunduk saat dihadirkan pada konferensi pers di Polres Metro Jakarta Timur, Jakarta, Selasa (9/1/2024). (Sumber: ANTARA/Bayu Pratama Syahputra)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelaku pembunuhan bernama Dede Jaya mengaku menyesali perbuatannya karena telah membunuh Sutomo, pedagang semangka di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Hal itu disampaikan Dede saat dihadirkan polisi dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Timur pada Selasa (9/1/2024).

“Penyesalan pasti ada, Pak,” kata Dede singkat.

Baca Juga: Rekaman CCTV Detik-detik Pedagang Semangka Tewas Usai Disiram Air Keras dan Dibacok dengan Celurit

Dede mengatakan, dirinya nekat melakukan pembunuhan tersebut karena merasa ditantang oleh korban Sutomo.

Tak hanya itu, Dede juga mengaku dipermainkan oleh korban. 

“Saya juga merasa ditantang gitu. Kayak dipermainkan,” ujar Dede. 

Dede menjelaskan, dirinya merasa dipermainkan karena korban tidak menepati janjinya untuk menikahi istrinya setelah mereka kepergok berselingkuh.

“Sesuai janjinya, dia tuh siap buat nikahi istri saya. Saya minta kalau bisa dibereskan secepatnya, cuma dia menyepelekan," ujar Dede.

“Akhirnya pas ke sini-sininya yang tadi saya bilang Pak, ‘kalau gue enggak mau tanggung jawab lu mau apa’,” katanya,

Mendapat respons demikian, Dede mengaku merasa ditantang oleh korban Sutomo. Hingga akhirnya, Dede memutuskan untuk merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Baca Juga: Pedagang Semangka di Kramat Jati Dibunuh, Korban Disiram Air Keras dan Dibacok saat Layani Pembeli

"Perencanaan (pembunuhan) sudah ada, cuma saya sempat minta iktikad baiknya,” tutur Dede. 

Lebih lanjut, Dede menjelaskan, dirinya mengetahui perselingkuhan antara istrinya dengan korban setelah membaca pesan di aplikasi Whatsapp yang ada di ponsel milik sang istri. 

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU