> >

Satu dari 32 Biksu yang Lakukan Ritual Thudong Tertinggal di Semarang karena Diare

Jawa tengah dan diy | 31 Mei 2023, 17:01 WIB
Seorang biksu yang melakukan ritual thudong atau berjalan kaki mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/5/2023). Biksu itu sempat terpisah dari rombongan karena mengeluh sakit. (Sumber: Relawan Ambarawa via TribunJateng)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Satu dari rombongan 32 biksu yang melakukan ritual thudong dilaporkan sempat ketinggalan di Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, karena sakit diare. 

Seorang relawan Ambarawa, Koko Qomarulloh, bercerita biksu yang tertinggal itu mengeluh pusing, mual-mual, dan diare.

Biksu itu kemudian mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Jambu.

"Semula bingung mencari medis, akhirnya saya antarkan ke puskesmas dan ditangani di sana. Karena biksu tersebut tidak bisa berbicara bahasa Indonesia, biksu lain yang bisa berkomunikasi dengan saya ikut menemani," kata Koko dikutip dari TribunJateng, Selasa (30/5/2023). 

Baca Juga: Jelang Waisak, Puluhan Biksu Lakukan Tradisi Pindapata di Jalan Pecinan Magelang

Setelah ditangani secara medis, Koko mengantar biksu yang sakit itu menuju ke rombongan yang sudah berangkat menggunakan ambulans.

Saat itu, rombongan biksu thudong sudah berada di kawasan Tempuran, Kabupaten Magelang. 

“Akhirnya saya ditemani sopir, saya mengantarkan biksu yang sakit ke rombongan kembali,” imbuh dia. 

Sesampainya di lokasi rombongan berjalan, Koko menuturkan biksu itu berpindah ke mobil yang juga mengawal mereka.

Sejauh ini perjalanan para 32 biksu itu telah sampai di Magelang. 

Penulis : Kiki Luqman Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU