> >

Polisi Selidiki Kematian Siswa Kelas 8 Sekolah di Makassar yang Jatuh dari Lantai 8

Sulawesi | 24 Mei 2023, 19:24 WIB
Ilustrasi jenazah. Polisi menyelidiki kasus meninggalnya seorang siswa kelas 8 salah satu sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Makassar, Rabu (24/5/2023). (Sumber: Pixabay)

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Polisi menyelidiki kasus meninggalnya seorang siswa kelas 8 salah satu sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Makassar, Rabu (24/5/2023).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ujung Pandang Kompol Syarifuddin kepada wartawan, mengatakan, pihaknya menerima informasi adanya siswa yang meninggal di lapangan voli sekitar pukul 09.00 WITA.

"Tadi diperkirakan pukul 09.00 (WITA) lewat, kita menerima informasi ditemukan salah satu siswa meninggal di sekitar lapangan voli," kata dia, dikutip Tribun-timur.com.

"Sehingga dengan cepat kita mendatangi TKP untuk mengamankan, kemudian secepatnya kita mengevakuasi korban ke rumah sakit Akademis untuk dilakukan tindakan medis," sambungnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kata dia, siswa berinisal BNY tersebut terjatuh dari lantai 8.

"Info lompat dari lantai 8, belum kita pastikan, tapi saat ini sedang mendalami dan melakukan pengolahan TKP," terangnya.

Baca Juga: Dirjen Pajak Cari Peserta Arisan Rp2 Miliar di Makassar

Pihaknya juga telah memintai keterangan beberapa saksi di lokasi.

"Supaya peristiwa ini bisa secara jelas terang benderang mengangkat soal peristiwa tersebut," beber Syarifuddin.

"Ada beberapa orang-orang yang ada di sekitar TKP kita minta bahan keterangannya," tuturnya.

Sementara, pihak sekolah mengaku menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu pada pihak kepolisian.

"Informasi yang kami dapat memang ada kejadian, kejadiannya untuk sementara polisi masih menindaklanjuti kejadian tersebut," kata Diah Zaddiah Rustham, humas sekolah.

"Kejadiannya kita masih menunggu Kepolisian. Kita masih serahkan semua kepada Kepolisian untuk mengungkap informasi sedetail-detailnya seperti apa," sambungnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun-timur.com, korban yang merupakan siswa kelas 8 di sekolah swasta tersebut merupakan putra dari seorang pejabat Kementerian Perhubungan, Dr Benny Nurdin Yusuf.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Luncurkan Program Mandiri Benih Tahap 3 di Center Point of Indonesia Makassar

Benny merupakan Kepala Subdirektorat Prasarana Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

 

 

 

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Vyara-Lestari

Sumber : tribun-timur.com


TERBARU