> >

Siswa SMA Korban Pembacokan di Lampu Merah Bogor Sempat Ucapkan Syahadat sebelum Meninggal

Kriminal | 11 Maret 2023, 09:54 WIB
Ilustrasi. Seorang siswa sekolah menengah atas (SMA) di Kota Bogor yang meninggal dunia akibat dibacok siswa lain, sempat mengucapkan syahadat sebelum meninggal. (Sumber: Shutterstock.com)

Tidak lama, ambulans datang. AS langsung dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan. Namun nyawa AS tidak dapat terselamatkan dan ia pun mengembuskan napas terakhirnya di tengah perjalanan.

AS terkena sabetan senjata tajam di bagian bawah bibir hingga leher.

Seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, menjelaskan, peristiwa pembacokan itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu, AS hendak menyeberang bersama dengan keempat rekannya.

"Dia berempat sama temanya, mau nyebrang nungguin lampu merah dulu," ungkapnya.

Namun, dari arah Cibinong - Kota Bogor terlihat tiga pelajar lain menggunakan sepeda motor matic berwarna putih.

"Saya tidak bisa pastikan motornya, yang jelas motor matic warna putih entah Vario atau PCX. Mereka bonceng tiga," jelasnya.

Baca Juga: Pelaku Pembacokan di Yogyakarta Dijerat Pasal 170 KHUP Ancaman Penjara 7 Tahun

Salah satu dari mereka kemudian turun dan langsung menebas AS menggunakan senjata tajam jenis pedang.

"Yang tengah turun langsung nebas gitu aja dan langsung kabur mereka," ucapnya.

Menurut keterangan saksi, usai dibacok, AS masih berupaya menyelamatkan diri dengan berjalan ke seberang jalan.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso membenarkan adanya pembacokan itu.

Menurutnya, korban dibacok saat sedang menyeberang jalan dengan temannya.

"Jadi dia sedang menyeberang, habis itu ya luka. Dia nyeberang bersama teman," tuturnya seperti dilansir Kompas.com, Sabtu (11/3/2023).

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Wartakotalive.com, Kompas.com


TERBARU