> >

7 Guru dan Siswa TK Masih Tertimbun Lonsor akibat Gempa Cianjur, Awalnya Ikut Acara Bareng Bupati

Peristiwa | 24 November 2022, 00:11 WIB
Foto aerial longsor yang memutus jalur Cipanas-Cianjur di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Proses pembersihan material longsor di jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Bogor menuju Kabupaten Cianjur tersebut dilakukan dengan menggunakan alat berat. (Sumber: KOMPAS/PRIYOMBODO)

CIANJUR, KOMPAS.TV - Pencarian rombongan guru dan seorang siswa taman kanak-kanak (TK), korban gempa Cianjur dengan magnitudo 5,6 terus dilakukan.

Rombongan yang terdiri dari tujuh guru, kepala sekolah, dan seorang siswa TK ini tertimbun tanah longsor saat dalam perjalanan menuju Cianjur di Jalan Raya Cipanas-Puncak, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Cianjur Akib Ibrahimi menyatakan, proses pencarian masih terus dilakukan di lokasi rombongan dinyatakan hilang tertimbun tanah longsor.

Masih adanya gempa dan hujan di lokasi membuat upaya pencarian belum maksimal. Gempa susulan yang masih dirasakan dikhawatirkan membuat tanah kembali longsor. 

Baca Juga: Tim Gabungan Evakuasi Korban Gempa Cianjur Tertimbun Longsor di Desa Cugenang, 14 Orang Ditemukan!

"Saat ini masih ada tujuh orang guru, kelapa sekolah TK, dan satu orang anak yang hilang dalam upaya pencarian," ujar Akib, Rabu (23/11/2022), dikutip dari TribunnewsBogor.com.

Awalnya, rombongan para guru dan siswa sedang mengikuti kegiatan Bupati Cianjur di Desa Wisata Sarongge, Kecamatan Pacet. 

Usai kegiatan, rombongan guru dan siswa TK beriring-iringan dengan rombongan Bupati menuju Cianjur. Saat masuk di lokasi Jalan Raya Cipanas-Puncak di Kecamatan Cugenang, rombongan guru tertimbun longsor akibat gempa. 

"Para guru dan kepala sekolah TK itu baru selesai mengikuti kegiatan di Desa Sarongge. Sebelumnya mereka beriring-iringan dengan rombongan Pak Bupati dan saya juga," ujar Akib. 

Baca Juga: [FULL] BNPB Ungkap Perkembangan Dampak Gempa Cianjur: Korban Jiwa 271, Rumah Rusak 56 Ribu

Akib menambahkan, selain tujuh guru, kepala sekolah dan siswa, tercatat ada 55 guru yang mengalami luka, 34 di antaranya luka ringan dan 21 luka berat sebagai korban gempa Cianjur.  

Sedangkan siswa yang terluka mencapai 216 orang, 211 luka ringan, dan 5 luka berat. Memasuki hari ketiga usai bencana gempa bumi, tercatat ada tiga orang guru dan 32 siswa meninggal dunia.

Kemudian berdasarkan data yang diterima hingga saat ini, ada sebanyak 361 lembaga dan 1.417 ruangan kelas yang rusak.

 

 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/TribunnewsBogor.com


TERBARU