> >

Kakek Buruh Tebu Akui Rekayasa Diupah Uang Mainan

Berita daerah | 21 Juni 2022, 14:13 WIB

KOMPAS.TV, LAMPUNG – Usai viral di media sosial, kini Kakek Sunardi warga Tiyuh Kagungan Ratu, Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat yang mengaku mendapat upah uang mainan sebagai buruh tebu pun mengaku merekayasa hal tersebut.

Menurut Kabidhumas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, hal ini terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan.

Pandra mengatakan video yang viral tersebut terjadi di Pasar Pulung Kencana, Tulang Bawang Barat dan banyak menarik simpati dari warga net dipastikan tidak benar.

Baca Juga: Viral! Kakek Penebang Tebu Diupah Uang Mainan

Hal ini karena polisi telah mendatangi perusahaan tempat sang kakek pernah bekerja, serta adanya pernyataan dari Kakek Sunardi yang mengaku merekayasa kejadian tersebut.

“Kita sudah konfirmasi ke PT tersebut dan mandor yang menerima bahwa telah memberikan uang cash, sebesar 426 ribu, itu sekitar bulann Maret dan April,” kata Pandra.

"Pasca video tersebut diakui bahwa video tersebut adalah hoaks yang dibuat sendiri oleh saudara Sunardi dan sudah dilakukan suatu pernyataan terbuka," imbuhnya. 

Sementara setelah videonya viral, Kakek Sunardi yang didampingi petugas polisi dan aparat desa membuat permohonan maaf karena telah membuat kegaduhan dengan merekayasa mengaku mendapat upah uang mainan sebagai buruh tebu.

Sunardi pun menyebut, uang mainan yang ia belanjakan di pasar merupakan uang yang ia temukan di pinggir jalan.

Baca Juga: Peringatan Hari Jadi ke-340 Kota Bandar Lampung

Atas kejadian ini, polisi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Selain itu, polisi juga masih melakukan pendalaman di balik motif dibuatnya pernyataan tidak benar si kakek yang mengaku mendapat upah uang mainan.

#penipuan #hoaks #videoviral

Penulis : Kompastv-Lampung

Sumber : Kompas TV


TERBARU