> >

Pencarian Masuk Hari ke-10, Ini Fakta-fakta Hilangnya Dokter Faisal Usai Bagikan Bantuan Idulfitri

Peristiwa | 16 Mei 2022, 11:23 WIB
Kolase foto. Pencarian Dokter Faisal yang hilang usai memberikan bantuan kepada korban banjir di Desa Lingadan, Kecamatan Dakopamean, pada Jumat (6/5/2022) pukul 23.00 WITA. (Sumber: Tribunnews.com)

TOLITOLI, KOMPAS.TV — Dokter Faisal (42) yang dilaporkan hilang di Jalan Poros Tolitoli-Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Senin (16/5/2022) masih dalam pencarian.

Diketahui, Dokter Faisal dinyatakan hilang usai memberi bantuan uang untuk korban banjir di Desa Lingadan, Kecamatan Dakopamean, pada Jumat (6/5/2022) pukul 23.00 WITA.

Memasuki hari ke-10 pencarian, aparat gabungan belum menemukan titik terang. Spekulasi serta tanggapan beragam dari masyarakat mulai bermunculan, dari dugaan perampokan hingga kecelakaan lalu lintas.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap, berikut ini fakta-fakta yang diperoleh mengenai hilangnya Dokter Faisal:

1. Pencarian masuk hari ke-10

Hari ini pencarian Dokter Faisal masuk hari ke-10, Kasi Ops Kantor SAR Palu Andi Sultan mengatakan, berdasarkan protap, seharusnya pencarian dihentikan pada hari ketujuh.

Namun, khusus untuk kasus dokter Faisal ini, kantor SAR Palu dan Tolitoli tetap siaga meski tidak lagi turun lapangan.

Mereka bersiaga menunggu perkembangan hasil penyelidikan polisi terkait hilangnya dokter Faisal.

"Kami tetap siaga sambil menunggu hasil penyelidikan polisi. Bila sewaktu-waktu dibutuhkan, kami siap melakukan pencarian,” ungkap Andi.

Baca Juga: Kronologi Lima Nelayan yang Hilang Akhirnya Ditemukan Selamat di Perairan Flores

2. Pamit bagikan bantuan Idulfitri

Sebelum dilaporkan hilang, Dokter Faisal berpamitan pada keluarga hendak membagikan bantuan uang untuk korban banjir di Desa Lingadan, Kecamatan Dakopamean, Jumat (6/5/2022) pukul 23.00 WITA.

Kegiatan itu dilakukan dokter spesialis radiologi ini dalam rangka merayakan Idulfitri 1443 H. Dokter dan bertugas di RSUD Mokopido itu diketahui membagikan uang Rp 500 ribu per kepala keluarga. Diketahui, saat itu ia membawa uang Rp 26 juta untuk dibagikan.

Setelah membagikan bantuan si Desa Lingadan, Dokter Faisal bertolak menuju Desa Kapas untuk membagikan bantuan serupa. Namun dinyatakan hilang di tengah jalan menuju Desa Kapas.

3. Dilaporkan hilang oleh warga

Menurut Kepala Kepolisian Resor Tolitoli Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ridwan Raja Dewa pihaknya mendapat informasi hilangnya Dokter Faisal dari laporan warga.

Ridwan menyebut, awalnya warga melihat sebuah sepeda motor di tepi jurang Jalan Poros Tolitoli-Buol di Dusun Mamunu, Desa Lingadan, dengan mesin masih menyala.

Ketika mendatangi lokasi, polisi menemukan tas berisi identitas pemilik motor.

"Di lokasi kejadian, selain sepeda motor, polisi menemukan sejumlah barang lainnya, seperti satu tas selempang berwarna hitam (tanpa isi uang), satu pasang sandal, dua kartu vaksin atas nama Faisal dan Cyntia Kornelius (istri Faisal), kartu nama Ikatan Dokter Indonesia atas nama Faisal, satu jaket, dan helm berwarna merah," ungkap Ridwan.

Penulis : Nurul Fitriana Editor : Purwanto

Sumber : Tribunnews.com/Kompas.com


TERBARU