> >

Kronologi 3 Anggota TNI Gugur saat Baku Tembak dengan KBB di Distrik Gome Papua

Peristiwa | 28 Januari 2022, 00:21 WIB
Jenazah tiga prajurit yang gugur dalam baku tak dengan KSB di Gome, Kabupaten Puncak, Kamis (27/1/2022) dievakuasi ke Timika. (Sumber: ANTARA/HO-Korem 173 PVB)

PAPUA, KOMPAS.TV - Kamis (27/1/2022) pagi dilaporkan tiga prajurit TNI gugur dalam serangan yang dilancarkan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua.

Kabar tersebut dibenarkan Komandan Korem (Danrem) 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro. Ketiga jenazah prajurit Yonif 408/SBH yang gugur yaitu Serda Rizal, Prada Baraza, dan Pratu Rahman.

Berdasarkan laporan yang diterima, insiden itu berawal dari penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ke Pos TNI di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Kamis pagi, sehingga mengakibatkan dua prajurit TNI meninggal.

Hingga sekitar pukul 10.00 WIT, korban dari pihak TNI kembali bertambah.

Seorang prajurit TNI bernama Pratu Rahman dilaporkan gugur.  

"Memang benar seorang prajurit kembali tewas sekitar sejam yang lalu dan kontak senjata dilaporkan masih berlangsung. Pratu Rahman dilaporkan meninggal dalam baku tembak di Gome, sekitar pukul 10.00 WIT lalu," kata Brigjen Taufan.

Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Langsung Terbang ke Papua usai 3 Prajurit Tewas Ditembak KKB

Taufan mengatakan, dengan meninggalnya Pratu Rahman, maka total terdapat tiga prajurit TNI dilaporkan meninggal dalam baku tembak di Gome, Kabupaten Puncak.

“Ketiga korban merupakan anggota Yonif R 408/SBH yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan,” ujar Brigjen Taufan.

Pada hari yang sama, tiga prajurit yang gugur itu langsung dievakuasi dan tiba di Timika.

Sedangkan seorang prajurit yang terluka yaitu Pratu Syaiful masih dirawat di Puskesmas Ilaga dan kondisinya stabil.

Baca Juga: 3 Anggota TNI Gugur Usai Baku Tembak dengan KKB di Distrik Gome Papua

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Langsung Terbang ke Papua

Menyusul kabar gugurnya 3 anggota TNI di Gome, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa pun langsung bertolak ke Papua.

Informasi mengenai keberangkatan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ke Papua disampaikan oleh Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid.

Meutya Hafid menyampaikan demikian saat membuka rapat kerja (raker) bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Awalnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berencana mengikuti kegiatan raker membahas rencana penjualan sejumlah kapal perang (KRI) di Kompleks Parlemen tersebut.

"Tapi pada pukul 09.00 WIB tadi kami menerima WhatsApp dari Pak Panglima bahwa berkenaan dengan kejadian di Papua pagi tadi, beliau harus berangkat," ujar Meutya.

Politikus Partai Golkar itu menyampaikan, kehadiran Jenderal Andika dalam rapat diwakilkan. Adapun pihak yang terlihat mengikuti kegiatan tersebut yaitu Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Baca Juga:

Penulis : Hedi Basri Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Antara


TERBARU