> >

Bentrok Antarsuku di Jayawijaya Papua Mengakibatkan Korban Jiwa, 2 Kompi TNI Dikerahkan

Peristiwa | 10 Januari 2022, 11:20 WIB
Personel gabungan TNI/Polri membantu meredam bentrok antar warga di Kabupaten Jayawijaya. (Sumber: ANTARA Papua/HO-Pendam XVII/Cenderawasih)

PAPUA, KOMPAS.TV - Dua satuan setingkat kompi (SSK) dari Kodim 1702 dan Yonif 756/WMS disiagakan membantu Polres Jayawijaya untuk meredam bentrok antarwarga di Kabupaten Jayawijaya.

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Budi Arif Situmeang mengatakan prajurit TNI turun langsung ke area bentrok antarsuku di Distrik Wouma.

Baca Juga: Diduga Tak Terima Disalip, Oknum Anggota TNI AL Pukul Driver Ojek Online dan Anaknya

Hal ini dilakukan untuk meredakan, menyekat, dan menghalau kelompok massa guna mencegah meluasnya area bentrok suku di wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Budi menjelaskan bentrokan terjadi antara dua kelompok masyarakat dari Suku Lanny Jaya dan warga Suku Nduga di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya.

"Kejadian tersebut dipicu dugaan pembunuhan yang dilakukan masyarakat Lanny Jaya kepada warga Nduga atas nama Yonas Kelnea (48). Korban diduga dibunuh akibat permasalahan keluarga," kata Dandim 1702/Jayawijaya dalam keterangan resminya pada Senin, (10/1/2022) dikutip dari Antara.

Baca Juga: Pengabdian TNI untuk Pelosok Papua, Dirikan Enam Menara Lonceng Tanda Kedamaian

Dandim mengatakan pada Minggu siang (9/1/2022) bentrokan kembali pecah. Kedua kubu masyarakat saling serang menggunakan alat perang tradisional.

"Namun TNI dan kepolisian yang bersiaga berhasil membubarkan massa,” kata Dandim.

Akibat bentrokan antarwarga pada Sabtu (8/1/2022), menurut Dandim, terdapat satu korban meninggal dunia, 22 orang luka-luka, empat unit honai terbakar, 35 unit rumah habis terbakar, 2 unit mobil, dan 4 unit motor terbakar.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU