> >

Kronologi Kecelakaan di Salatiga, Truk Tangki Hantam Mobil dan Motor yang Berhenti di Lampu Merah

Peristiwa | 4 Januari 2022, 09:18 WIB
Relawan membersihkan cabai yang tumpah karena kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga (Sumber: KOMPAS.com/Dian Ade Permana)

SALATIGA, KOMPAS.TV - Kapolres Salatiga mengungkapkan kronologi kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan di Jalan Lingkar Salatiga, Jawa Tengah, pada Senin (4/1/2022) sekira pukul 07.15 WIB.

Indra menjelaskan  kecelakaan diduga bermula dari sebuah truk tangki bernomor polisi L 8736 AK yang melaju dari arah Solo menuju Semarang di jalan lingkar Kota Salatiga wilayah Sidomukti.

Baca Juga: Mengerikan! Fakta Kecelakaan Maut 4 Truk di Salatiga: Kabin dan Mesin Lepas hingga Pindah Jalur

"Truk tangki tersebut diduga mengalami gangguan pada fungsi rem saat mendekati persimpangan di sekitar lokasi kejadian," kata Indra dikutip dari Antara pada Selasa (4/1/2022).

Menurut Indra, truk tangki yang melaju tersebut tidak terkendali kemudian menabrak satu truk kontainer dan sepeda motor.

Usai menabrak kontainer, truk tangki tersebut masih terus melaju hingga akhirnya menabrak satu mobil dan sepeda motor yang sedang berhenti di persimpangan jalan karena lampu lalu lintas menyala merah.

Indra menuturkan, pengemudi Yamaha Mio bernomor polisi H 2459 JW yang berhenti di persimpangan jalan tersebut meninggal dunia dalam kejadian nahas tersebut.

Baca Juga: Kengerian Kecelakaan Salatiga, Saksi Mata Ungkap Suara Tabrakan Sangat Keras hingga Teriakan Tolong

Selain korban tewas, kata Indra, terdapat dua korban terluka lainnya yang langsung dilarikan ke RSUD Salatiga.

Petugas yang memperoleh laporan kejadian tersebut langsung menuju ke tempat kejadian untuk mengevakuasi korban serta kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Arus lalu lintas di jalan lingkar Kota Salatiga sempat terganggu akibat peristiwa nahas tersebut. Salah seorang warga sekitar bernama Imam menyebut bahwa peristiwa itu sangat mengerikan.

Imam mengatakan bahwa sesaat sebelum kecelakaan, dia mendengar suara klakson truk berulang kali.

Baca Juga: Kapal Dengar Teriakan Minta Tolong pada Malam Hari di Laut Spanyol, Ternyata Kecelakaan Kapal Migran

"Mungkin sopir truk berniat untuk memeringatkan kendaraan lain yang ada di depannya," ujar Imam sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Tak lama kemudian, dia mendengar suara tabrakan yang sangat keras. Dia pun bergegas keluar untuk melihat kejadian tersebut.

"Ternyata benar ada kecelakaan. Truk yang besar, kabin dan mesinnya sampai lepas dari gandengan, truk yang bawa saus sampai pindah jalur dan yang mengangkut cabai terguling," kata Imam.

Saat tiba di lokasi, Imam mengaku mendengar teriakan minta tolong dari beberapa korban. Dia pun sempat bingung hendak menolong yang mana.

Baca Juga: Kecelakaan di Tol Ngawi: Fortuner Tabrak Pembatas Jalan hingga Terbalik, 2 Orang Meninggal

"Yang naik Jupiter itu sepertinya kakinya patah, saat saya mau memindahkan, di belakang saya sudah ada Bhabinkamtibmas Kecandran yang membantu mengoordinir evakuasi," tutur Imam.

Tak lama kemudian, personel kepolisian, PMI, Satpol PP, TNI, relawan, dan pemadam kebakaran tiba di lokasi.

"Kami semua berupaya menyelamatkan korban dan membersihkan jalan," kata Imam.

Sementara itu, Kapolres Salatiga Ajun Komisaris Besar Indra Mardiana mengatakan, jalur JLS terhitung rawan karena beberapa kali terjadi kecelakaan di lokasi yang sama.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan Enam Kendaraan, Satu Orang Meninggal Dunia

"Kami akan memasang rambu dan penerangan untuk menghindari terulangnya kecelakaan," ujarnya menjelaskan.
Indra mengatakan bahwa salah satu penyebab terjadinya kecelakaan karena kondisi kendaraan yang tidak sehat.

"Kecelakaan di lokasi ini sering terjadi karena dipicu rem blong, sehingga dari Satlantas akan mengintensifkan razia untuk pengecekan kondisi kendaraan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi di JLS. Kecelakaan ini melibatkan truk kontainer, truk tronton, dan dua kendaraan bak terbuka yang mengangkut saus botolan dan cabai. Selain itu juga dua sepeda motor, Yamaha Jupiter dan Yamaha Mio.

Baca Juga: Pemain Persikabo Raychan Adjie Pangestu Meninggal Akibat Kecelakaan Parah

 

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Purwanto

Sumber : Kompas.com/Antara


TERBARU