> >

Markas Menwa UNS Kembali Digeledah, Polisi: untuk Cari Barang Bukti Tambahan

Peristiwa | 2 November 2021, 21:14 WIB
Penampakan terkini dari markas Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah. Tampak banyak selebaran yang menyuarakan keadilan untuk Gilang Endi Saputra (21), mahasiswa UNS yang meninggal dunia saat mengikuti Diklatsar Menwa, Minggu (24/10/2021). (Sumber: KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

SOLO, KOMPAS.TV - Aparat kepolisian kembali menggeledah markas Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/11/2021).

Kasatreskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika menjelaskan, maksud dari penggeledahan tersebut adalah untuk mencari barang bukti tambahan dalam kasus meninggalnya Gilang Endi Saputra (21) saat mengikuti Diklatsar Menwa.

"Ada barang-barang yang harus kami ambil untuk melengkapi barang bukti yang (sudah) ada," kata Djohan, dikutip dari Kompas.com, Selasa.

Djohan menambahkan, untuk melakukan penggeledahan tersebut, pihaknya telah meminta izin dari Pengadilan Negeri Solo kemudian ditembuskan ke pihak kampus.

Baca Juga: Satreskrim Polresta Solo Sita Barang Milik Menwa UNS, Mulai dari Helm hingga Replika Senjata

"Karena ini di dalam kampus, maka sebelum penggeledahan kami meminta izin terhadap pengadilan. Setelah itu, kami membuat surat kepada rektor bahwa akan dilakukan penyidikan di sana (markas Menwa UNS)," jelasnya.

Lebih lanjut, selain penggeledahan, polisi juga memanggil beberapa panitia dan peserta Diklatsar Menwa untuk kembali diperiksa di Mapolresta Solo.

Sebelumnya, Senin (1/11/2021), pemeriksaan terhadap saksi ahli dari kedokteran forensik pun telah digelar di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jateng.

"Ahli forensik itu yang membuat hasil otopsi. Itu kita mintai keterangan sebagai ahli. Ada satu orang," ungkap Djohan.

Baca Juga: LPSK Datangi Polresta Solo, Koordinasi Soal Kasus Meninggalnya Mahasiswa UNS saat Diklatsar Menwa

Perlu diingat kembali, Gilang merupakan mahasiswa program studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Sekolah Vokasi UNS yang tewas saat mengikuti Diklatsar Menwa, Minggu (24/10/2021) malam.

Awalnya, mendiang Gilang dikabarkan meninggal dunia saat sampai di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moewardi, Solo.

Namun, jenazah Gilang kemudian diautopsi guna mengungkap kematian anak pertama dari dua bersaudara pasangan Sunardi dan Endang Budihastuti itu.

Berdasarkan hasil autopsi yang diterima polisi pada Jumat (29/10/2021), Gilang meninggal dunia akibat luka kekerasan tumpul yang menyebabkan mati lemas.

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas.com


TERBARU