> >

Anies Kerahkan Ibu-Ibu PKK untuk Bantu Target Vaksinasi 1.000 Orang Per Kelurahan Setiap Harinya

Peristiwa | 19 Juli 2021, 16:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk para alim ulama yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu (30/6/2021). (Sumber: Dok. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 1.000 orang per kelurahan divaksinasi setiap harinya. 

Hal ini disampaikan Anies dalam arahan kaum ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang dilaksanakan secara virtual, Senin (19/7/2021).

Pada kesempatan tersebut, Anies berharap para ibu PKK dapat membantu menggerakkan warganya untuk melaksanakan vaksinasi di wilayahnya.

"Jadi ibu-ibu, kami akan mengadakan gerakan ini di setiap kelurahan itu 1 hari ditargetkan untuk memvaksin 1.000 orang," ucap Anies, dikutip melalui channel You Tube Pemprov DKI, Senin.

Target tersebut dapat dicapai dengan membagi jumlah target warga yang divaksinasi di setiap RW dalam satu kelurahan, karena setiap kelurahan dapat terbagi menjadi puluhan RW. 

Baca Juga: Imbauan Gubernur Anies Terkait Iduladha: Tidak Ciptakan Kerumunan, Sholat di Rumah Masing-masing

Anies menjelaskan, jika dalam satu kelurahan terdapat 10 RW, maka dalam 1 RW harus terdapat 100 orang yang harus divaksin setiap harinya. 

"Jadi kalau dalam satu kelurahan ada 10 RW maka tiap RW kirim 100 orang untuk vaksin tiap hari. Kalau dalam 10 RW ada 10 RT maka 10 orang vaksin tiap hari," jelas Anies. 

Anies menekankan bahwa vaksinasi sangat penting untuk menekan angka penularan virus Covid-19. 

"Jadi targetnya 1.000 orang per hari di tiap kelurahan. Siapa yang bisa, semua orang di atas 12 tahun, ajak vaksin," ujar Anies. 

Ia menambahkan, virus dapat berfungsi untuk mengurangi tingkat fatalitas ketika terpapar, bukan sebagai penangkal terbebas dari virus.

Baca Juga: PPKM Darurat Diperpanjang? Ini Jawaban Gubernur DKI Anies Baswedan

"Saya ingin tunjukkan kepada ibu-ibu sekalian datanya, bahwa mereka-mereka yang sudah tervaksin itu menjadi kasus positif itu sedikit sekali, ada, tetapi sedikit, hanya 0,3 persen dan kalau sudah dapat vaksin kedua itu hanya 0,01 persen," ujarnya. 

Sementara itu, berdasarkan data terakhir, total vaksinasi dosis 1 di Jakarta pada Minggu (18/7/2021) sebanyak 6.484.908 orang atau 73,6 persen. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 1.996.217 orang atau 22,6 persen.

 

Penulis : Hasya Nindita Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV


TERBARU