> >

Kabar Baik, Samator Bakal Datangkan Truk Tangki Besar untuk Mempercepat Distribusi Oksigen ke DIY

Update corona | 25 Juni 2021, 13:24 WIB
Petugas mendorong tabung oksigen saat menyiapkan ruangan perawatan pada Tower 8 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021) (Sumber: Kompastv/Ant)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Lonjakan kasus Covid-19 membuat permintaan oksigen ikut meningkat hingga tiga kali lipat ketimbang masa normal di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). PT Samator Gas Industri wilayah Jateng dan DIY mencatat, pada kondisi normal kebutuhan oksigen untuk medis dan industri rata-rata berkisar 70.000 meter kubik per hari, namun per Mei 2021 kebutuhan oksigen mencapai 164.000 meter kubik per hari.

"Padahal kapasitas produksi di pabrik Kendal hanya berkisar 50.000 meter kubik per hari," ujar Budi Susanto, Direktur Operasional PT Samator Gas Industri dan Aneka Gas
Industri, dalam jumpa pers virtual, Jumat (25/6/2021).

Meskipun demikian, ada angin segar untuk pemenuhan kebutuhan oksigen di DIY. Samator akan mendatangkan truk tangki besar dengan kapasitas 17.000 meter kubik ke DIY pada akhir pekan ini. Kedatangan truk tangki besar ini bisa mempermudah distribusi oksigen ke rumah sakit di DIY.

Baca Juga: Ganjar Pastikan Pasokan Oksigen di Jawa Tengah Aman

Selama ini, distribusi oksigen hanya menggunakan truk tangki kecil kapasitas 3.500 sampai 4.000 meter kubik. Itu pun truk tangki kecil harus mengambil pasokan oksigen
langsung ke pabrik di Kendal.

"Jadi dengan adanya truk tangki besar di DIY, truk tangki kecil cukup memasok dari situ dan bisa langsung mendistribusikan ke rumah sakit di DIY," ucapnya.

Menurut Budi, upaya ini bisa memotong jarak dan waktu distribusi, sehingga tidak perlu terlalu lama menunggu truk tangki kecil memasok oksigen dari pabrik di Kendal.

Ia juga meminta kepada Pemda DIY memfasilitasi area untuk parkir truk tangki besar. Area itu juga akan dipergunakan untuk memasok oksigen ke truk tangki kecil. 

"Kami sedang menyiapkan ini, apalagi untuk transfer ke truk tangki kecil juga butuh listrik 20.000 watt," tuturnya.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Meningkat, RS Khawatirkan Pasokan Oksigen

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU