> >

Kronologi Penjaga Pintu Air Hilang Diduga Dimangsa Buaya Muara yang Kerap Diberinya Makan

Peristiwa | 20 Juni 2021, 15:08 WIB
Buaya muara, ukuran empat meter di Kampak Jerambah Gantung Kota Pangkalpinang, ditangkap di Sungai Kulan Tuatunu Gerunggang Kota Pangkalpinang, Rabu (3/3/2021) (Sumber: Yuranda/Bangka Pos )

BELITUNG TIMUR, KOMPAS.TV- Juperi Ahmad, seorang penjaga pintu air sebuah perusahaan pengolahan pasir di Rawa Sungai, Desa Dukong, Kecamatan Simpang Pesak, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung dilaporkan hilang tenggelam dan diterkam buaya muara.

Nahas, korban yang berusia 53 tahun itu hilang di lokasi tempatnya bekerja yang memang berada di kawasan muara dimana sering tampak muncul kawanan buaya.

Rekan kerja korban bernama Mustadi melaporkan, kawanan buaya kerap muncul di kawasan tempat mereka bekerja. Korban diketahui sering memberi makan buaya yang muncul ke permukaan.

Bahkan korban sering mengingatkan rekannya untuk tidak mengusir buaya yang muncul tersebut.

“Katanya kalau diberi makan buaya tidak akan mengganggu,” ujar Mustadi.

Baca Juga: Anda Penggemar Buaya? Spesies Buaya Prasejarah di Queensland Dipastikan yang Terbesar Australia

Menurut Mustadi, buaya tersebut biasanya dikasih makan daging ayam dan daging anjing.

Pada hari dilaporkan hilang, korban diketahui pulang paling akhir.

Ketika itu saat menjelang sore ada empat orang karyawan, tiganya langsung pulang dan korban masih berada di lokasi.

Dugaan korban hilang diserang buaya ini terjadi pada Jumat (18/6/2021) pukul 18.40 WIB kemarin.

Awal kejadian saat mandor perusahaan bernama Eli melihat korban tidak berada di tempat.

Ia menunggu mesin air lebih dari satu jam, karena merasa aneh, Eli langsung melapor ke kadus dan kades tentang kejadian tersebut.

Baca Juga: Ayah dan Anak Diterkam Buaya Saat Mancing di Sungai, Satu Korban Hilang Diseret

Setelah dilaporkan kemudian warga setempat, Polsek Dendang, BPBD Beltim, Tagana, Basarnas, dan TNI AL langsung mencari keberadaan korban.

Di lokasi kejadian ditemukan motor, dompet, ponsel, dan identitas korban,

“Menurut informasi karyawan di perusahaan itu sering melihat buaya besar timbul dan berjemur di pinggir rawa tersebut,” sambung Danpos SAR Basarnas Belitung, Rahmatullah seperti dikutip dari Tribunnews.

Menurut Rahmatullah, Juperi Ahmad adalah warga Kelurahan Perawas, Tanjungpandan.

Terpisah, Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Fazzli yang dikonfirmasi Kompas.com, membenarkan adanya kejadian membahayakan dengan korban bernama Juperi Ahmad.

Setelah mendapatkan laporan terkait orang hilang pada Jumat (18/6/2021) malam, tim langsung bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 02.00 WIB.

“Pencarian sempat terkendala seperti banyaknya ranting di muara dan lokasinya itu banyak buaya," ungkap Fazzli, Sabtu (19/6/2021).

Baca Juga: Tubuh Wanita Ditemukan Didalam Rahang Buaya Raksasa, BKSDA Jambi: Kami Lakukan Penangkapan

"Ada tiga tim yang melakukan pencarian, termasuk dari pihak perusahaan yang menggunakan ekscavator," ujar Fazzli.

Penulis : Gading Persada Editor : Zaki-Amrullah

Sumber : Kompas TV


TERBARU