> >

Terima Aduan soal Pasien Covid-19 Luar Daerah, Ganjar: Saya akan Bicara Antargubernur

Berita daerah | 16 Juni 2021, 22:05 WIB
Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Sumber: KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

WONOGIRI, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku akan berkoordinasi antarpemerintah provinsi (Pemprov) terkait banyaknya pasien Covid-19 yang berasal dari luar Jawa Tengah. 

Hal ini disampaikan Ganjar setelah meninjau RSUD dr Soediran Mangun Sumarso (SMS), Wonogiri, Rabu (16/6/2021). 

“Ternyata di daerah perbatasan ini memang masyarakat akan mencoba mencari yang terdekat. Maka di daerah perbatasan penting untuk dilakukan komunikasi antardaerah,” kata Ganjar, seperti yang dikutip dari laman Pemprov Jawa Tengah, Rabu. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adhi Dharma mengungkapkan pihaknya siap menambah fasilitas kesehatan demi mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Wonogiri.

Namun, letak wilayah yang berbatasan dengan dua provinsi, juga menambah beban pada BOR yang ada.

“Izin bapak menyampaikan, melalui bapak mungkin bisa komunikasi dengan provinsi tetangga, terkait dengan beban rumah sakit juga bapak. Karena ini memengaruhi beban rumah sakit kita,” ujar Adhi.

Baca Juga: Curhat Ganjar Pranowo Dapat Surat dari India Perihal Varian Delta di Kudus

Menanggapi hal ini, Ganjar mengungkapkan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofah Indar Parawansa dan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, untuk menindaklanjuti laporan yang diterimanya.

“Nah mari kita komunikasi. Nanti saya bisa membantu ke Wonosari atau ke Pacitan, atau nanti saya bicara dengan antargubernur bahwa di daerah perbatasan kita mesti kerja sama,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar juga menyampaikan kerja sama di level rumah sakit juga harus dilakukan. Tak hahya di Wonogiri, namun pemerintah daerah perbatasan juga turut meningkatkan fasilitas kesehatannya.

“Jadi kalau daerahnya sini zonanya katakan merah dan sebagainya, kita atur betul. Harus bekerja sama di level rumah sakit ya. Mari sama-sama meningkatkan tempat tidur, pelayanan, obat-obatan. Kita siapkan agar kemudian nanti tidak jadi persoalan di perbatasan,” jelas Ganjar.

Baca Juga: Ganjar Temukan Pasien Covid-19 Telantar di RSUD Jepara

Tak hanya itu, Ganjar meminta masing-masing wilayah juga mesti terbuka. Misalnya jumlah pasien dari provinsi lain berapa yang dirawat di Jateng, dan sebaliknya.

Terkait dengan pasien Covid-19 dari luar Jateng, dia berpesan agar para tenaga kesehatan tetap ketat dalam SOP perawatan serta selalu memberikan pelayanan terbaiknya. 

"Tapi pokoke angger ke sini sing teka menungsa (asal yang datang manusia) ya dirawat. Aja mbok tekoni KTP-ne ngendi, aja mbok tekoni agamane, pokoke teka dirawat (Jangan ditanya KTP-nya mana, agamanya, pokoknya datang dirawat). Tapi ketika kemudian saya harus komunikasi, ya sudah. Kabari saja kalau kemudian bebannya jadi tinggi, aku kabari,” tegas Ganjar.

Baca Juga: Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Deteksi Covid-19 dengan Genome Sequencing

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU