> >

Klaim Tingkat Kematian Covid-19 Hanya 1 Persen, Ridwan Kamil: Orang Jabar Hobi Makan Lalap

Peristiwa | 8 Juni 2021, 17:02 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). (Sumber: Humas Pemprov Jabar)

TASIKMALAYA, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengklaim bahwa tingkat kematian atau fatalitas akibat Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) hanya sebesar 1 persen.

Dengan nada bercanda, pria yang akrab disapa Emil tersebut mengatakan bahwa hal itu kemungkinan terjadi karena orang Jabar doyan mengonsumsi lalapan.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Waspada Krisis Layanan Rumah Sakit

Hal ini disampaikan Ridwan Kamil di hadapan Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat acara peresmian Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Tahun 2020 dan Bank Wakaf Mikro (BWM).

Diketahui, acara peresmian tersebut diadakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Selasa (8/6/2021).

Dalam sambutannya, Emil menyinggung rasa syukur atas kesehatan dan pertemuan fisik yang bisa kembali dilakukan dengan protokol kesehatan.

Lantas, ia menyampaikan bahwa pihaknya setiap minggu melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) Covid-19 sebanyak 4 hingga 8 kali.

Baca Juga: Kenaikan Kasus Covid-19 Diprediksi Terus Menanjak Hingga Awal Juli 2021

Kemudian, ia pun meminta doa untuk kesembuhan Wakil Gubernur Jabar, UU Ruzhanul Ulum, yang sedang menjalani isolasi mandiri akibat positif Covid-19 pada dua hari yang lalu.

"Covid-19 di Jabar fatalitas hanya 1 persen, salah satu yang terendah, sehingga 9 persen kasus Covid-19 di Jabar sembuh dan sedang tersembuhkan. Insya Allah," kata Emil dikutip dari Kompas.com.

"Itu karena orang Jabar mungkin hobi makan lalap, jadi komorbidnya sedikit dibanding provinsi lain," imbuhnya.

Adapun berdasarkan data per 7 Juni, kasus Covid-19 di Jawa Barat mencapai 321.551 kasus.

Baca Juga: Begini Analisis Pengamat Soal Ridwan Kamil Kerap Ketemu Ketum Parpol

Dari jumlah tersebut 296.198 di antaranya sembuh dan 4.334 meninggal dunia.

Namun sekitar seminggu sebelumnya, Ridwan Kamil sempat menetapkan Jawa Barat siaga I Covid-19.

Penetapan itu dilakukan menyusul kenaikan kasus Covid-19 yang disebabkan aktivitas mudik Lebaran 2021.

Saat itu, ia mengatakan bahwa terdapat kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian ruang perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit wilayah Jawa Barat sebesar 8 persen, dari 30,6 menjadi 38,2 persen.

Baca Juga: Bertemu Ridwan Kamil, AHY Ucapkan Terima Kasih Atas Hal Ini!

"Kenaikan BOR kalau sampai 10 persen itu ada lonjakan. Ini imbas dari libur dan mudik yang bocor yang sudah kita upayakan. Mudah-mudahan jadi pembelajaran," ucap Emil usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (31/5/2021).

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU