> >

Warga Yogyakarta Pilih Silaturahmi dengan Parsel Akibat Larangan Mudik Lebaran, Ini Buktinya

Berita daerah | 18 Mei 2021, 20:03 WIB
Petugas Kantor Pos Indonesia Cabang Wonosari menyortir paket kiriman yang tiba pada Jumat (07/05/2021) (Sumber: Tribunjogja/ Alexander Ermando)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Sebagian warga Yogyakarta ternyata memilih untuk mengirimkan parsel sebagai bentuk silaturahmi saat larangan mudik lebaran diberlakukan.

Hal ini terbukti dari peningkatan jumlah pengiriman paket selama bulan Ramadan sampai Idul Fitri di Kantor Pos Yogyakarta.

Menurut Kepala Kantor Pos Yogyakarta, Arif Yudha Wahyudi, peningkatan jumlah pengiriman paket berkisar 25 sampai 30 persen sejak seminggu sampai hari lebaran.

Paket masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui kantor pos juga mengalami peningkatan 45 sampai 50 persen ketimbang hari biasa.

“Sebenarnya ini biasa, selalu ada kenaikan pengiriman paket menjelang lebaran, namun jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, saat sama-sama pandemi Covid-19, sekarang jauh lebih banyak,” ujarnya, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: TNI Bagikan Parsel Lebaran untuk Warga Kurang Mampu

Ia menilai larangan mudik membuat warga Yogyakarta memilih untuk mengirimkan parsel kepada kerabat atau keluarganya.

Sebagian paket yang masuk ke Yogyakarta adalah paket barang belanja online.

Artinya, mulai terlihat pemulihan ekonomi di DIY yang ditunjukkan dengan kembali marak pembelian barang secara online.

Untuk meningkatkan pengiriman barang, Kantor Pos Yogyakarta menghadirkan sejumlah program, mulai dari hadiah langsung untuk masyarakat yang mengirim paket dengan tiga nomor resi serta undian umrah untuk pengirim dengan lima nomor resi.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU