> >

Siaga SAR Lebaran 2021, Basarnas Yogyakarta Lakukan Patroli Darat Hingga Patroli Laut

Berita daerah | 11 Mei 2021, 12:48 WIB
Salah satu jetski milik Basarnas (Sumber: Tribunnews.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Siaga SAR Lebaran 2021, Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta mengerahkan 74 personel dan alat utama patroli darat dan laut mulai 6 hingga 21 Mei 2021.

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta, L Wahyu Efendi menyatakan personel yang patroli mobile dibagi menjadi beberapa regu.

Baca Juga: Pemudik yang Lolos Masuk Wilayah Yogyakarta akan Diminta Isolasi Mandiri

Patroli dimulai dari Jalan Magelang, perbatasan Jawa Tengah, Bandara Adisutjipto, Prambanan, Ringroad dan sejumlah objek wisata di Kabupaten Bantul.

"Patroli mobile Basarnas Yogyakarta meliputi Jalan Magelang hingga perbatasan Jawa Tengah, Bandara Adisutjipto, Prambanan, Ringroad-objek wisata pantai di Kabupaten Bantul," ujarnya dikutip dari laman jogja.tribunnews.com, Selasa (11/5/2021).

Adapun Basarnas Kabupaten Gunungkidul akan patroli mobile dengan rute mulai dari Wonosari, Piyungan, Prambanan, Pantai Sadeng, Wediombo, Pantai Indrayanti, hingga Pantai Baron.

Baca Juga: PHRI DIY Minta ASN Menginap di Hotel-Hotel Yogyakarta Saat Libur Lebaran

Patroli mobie Kabupaten Kulonprogo menempuh rute Wates, Kabupaten Purworejo, Yogyakarta International Airport (YIA), dan sejumlah objek wisata pantai.

Selain itu, patroli darat Basarnas Yogyakarta juga akan melakukan patroli laut menggunakan jetski di wilayah perairan Wediombo.

Beberapa personel yang berpatroli siaga sejak H-2 hingga H+2 Lebaran 2021.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Beli Produk Fashion Bermerek di Mal Yogyakarta Cuma Bayar 20 Persen

"Tim jetski di Wediombo akan berpatroli dari jalur laut ke beberapa objek wisata di Kabupaten Gunungkidul bersama SAR Linmas Wilayah 1 Sadeng," tambahnya.

Menurut Wahyu, selama kerja pada masa larangan mudik ini Basarnas Yogyakarta akan terus berkoordinasi dengan TNI/Polri, potensi SAR lain di DIY, dan terus patuh pada protokol kesehatan.

"Kami minta agar masyarakat menaati imbauan petugas di lapangan untuk tidak bermain di laut mengingat ombak di pantai selatan DIY sangat tinggi. Di sana banyak palung yang bisa mengakibatkan wisatawan terseret ombak apabila tidak hati-hati," pungkas dia.

Baca Juga: Patroli Terpadu, Kemenhub Gagalkan Warga Mudik Melalui Jalur Laut

Penulis : Nurul Fitriana Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU