> >

Seorang Pria di Sambas Kalbar Tikam Kepala Desa karena Tak Dikasih Proyek

Kriminal | 11 November 2020, 22:35 WIB
Ilustrasi: tersangka diborgol. Seorang Pria di Sambas Kalbar Tikam Kepala Desa karena Tak Dapat Proyek. (Sumber: Think Stock)

PONTIANAK, KOMPAS.TV – Seorang pria berinisial EF (37) harus berurusan dengan aparat polsek Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat ( Kalbar).

Dia ditangkap atas dugaan penganiayaan dengan senjata tajam terhadap Syafii Jai, Kepala Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Kapolsek Tebas Iptu Ambril mengatakan, EF ditangkap di rumah temannya di Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat tanpa perlawanan.

Baca Juga: Berawal dari Cekcok, Suami Tikam Istri dengan Pisau

“Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” kata Ambril sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/11/2020).

Ambril menerangkan, penganiyaan tersebut terjadi Kamis (5/11/2020).

Saat itu, EF mendatangi korban di ruang kerjanya dan langsung mengayunkan senjata tajam jenis parang. Korban menderita luka robek di bagian lengan kiri.

“Pelaku langsung keluar ruangan kepala desa. Senjata tajam milik pelaku diamankan warga,” ucap Ambril.

Penganiayaan ini karena pelaku kesal tak diberi proyek penimbunan tanah di pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB).

EF yang memiliki jasa angkutan material tanah untuk penimbunan telah dijanjikan korban akan diperkerjakan dalam proyek tersebut.

Atas pebuatannya, tersangka EF dijerat dengan Pasal 353 KUHP tentang Penganiayaan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

“Kepolisian masih mendalami motif tersangka,” terang Ambril.

Baca Juga: Diduga Selingkuh, Puluhan Warga Datangi Kepala Desa di Malang Minta Klarifikasi

 

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU