> >

Diancam Anaknya Lapor ke Polisi, Ibu Kubur Bayinya yang Baru Lahir Hidup-Hidup

Peristiwa | 3 September 2020, 12:52 WIB
Ilustrasi: bayi meninggal. Diancam Anaknya Lapor ke Polisi, Ibu Kubur Bayinya yang Baru Lahir Hidup-Hidup. (Sumber: Tribunnews.com)

KOMPAS.TV - Seorang ibu berinisial SM (36) harus berurusan dengan aparat kepolisian. Warga Kampung Kala Nareh, Aceh Tengah, itu tega mengubur bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru dilahirkannya secara hidup-hidup.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto Diputra mengatakan, aksi itu dilakukan SM karena ia panik saat akan dilaporkan anaknya berinisial H (10) ke polisi.

Pasalnya, saat pulang ke rumahnya, H mendapati ada seorang bayi di rumahnya.

"H kemudian bertanya siapa anak itu kepada ibunya. Kemudian SM menjawab bahwa bayi itu adalah adiknya," kata Agus dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tengah, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Tega!! Bayi Dibuang di Pinggir Jalan Terbungkus Kantong Plastik

Mendengar itu, H pun tidak percaya dengan ucapan ibunya. Ia kemudian keluar dan mengancam akan melaporkannya ke polisi.

Karena merasa takut, SM langsung berencana menguburkan bayinya hidup-hidup.

"Tersangka kemudian mengambil cangkul yang berada dibawa kursi, dan menggali lubang untuk mengubur anaknya," kata Agus.

Kata Agus, lubang galian itu memiliki kedalaman sekitar 40 sentimeter dengan lebar kira-kira 50 sentimeter dan panjang sekitar 30 sentimeter.

"Setelah itu tersangka mengambil bayi itu ke belakang rumah, membuka kain bedongan, dan menguburkan bayi itu dalam keadaan masih menangis," ujarnya.

Setelah mengubur bayinya, tersangka kemudian kembali tidur ke dalam rumah.

Namun, tidak lama kemudian, dua orang tetangga yang mendapat laporan dari H datang ke rumah SM.

Baca Juga: Ibu Jual Bayinya yang Baru Lahir karena Tak Ada Uang, Harganya Rp 30 Juta

Saat ditanya warga, SM tidak mengakui ada bayi yang baru lahir.

Warga yang tak percaya dengan ucapan SM, kemudian langsung menyisir bagian dalam rumah. Namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan bayi.

Saat menyisir ke belakang rumah, warga lantas menemukan sebuah lokasi lubang yang baru ditimbun.

Oleh warga, lokasi itu langsung digali dan benar saja ada bayi laki-laki terkubur dan masih dalam keadaan bernyawa.

Kemudian, bayi dan ibunya kemudian dibawa ke RSU Datu Beru Takengon untuk mendapat perawatan.

"Namun bayi itu meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit," ujarnya.

Agus menambahkan, pelaku ini melahirkan sendiri tanpa pertolongan bidan pukul 10.00 WIB.

Setelah melahirkan, pelaku membersihkan badan bayinya dengan menggunakan kain batik berwarna cokelat, dan membendongnya dengan kain panjang, layaknya bayi lahir secara normal, meski ari-ari belum dicabut.

Baca Juga: Viral Bayi Umur 5 Bulan Dianiaya Ibunya di Kolam Renang, Diduga Akibat Depresi

 

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU