> >

Ticketing Formula E Lagi Digodok, Sudah Ada Bocoran Harganya?

News | 27 Januari 2022, 22:06 WIB
Ajang Balap Formula E. Direktur Utama PT Jakarta Propertindo atau Jakpro, Widi Amanasto mengatakan, jenis tiket untuk penonton Formula E sedang digodok. (Sumber: FIA Formula E)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo atau Jakpro, Widi Amanasto mengatakan, jenis tiket untuk penonton Formula E sedang digodok.

"Jenis-jenisnya (tiket) sudah ada, tinggal value-nya karena disesuaikan jumlah grand stand-nya," kata Widi saat dihubungi wartawan, Rabu (26/1/2022).

Dalam hal proses penentuan harga tiket Formula E, Jakpro mengatakan akan melakukan studi banding ke Diriyah, Arab Saudi, untuk menentukan harga tiket penyelenggaraan Formula E di Jakarta. 

"Kita studi banding juga, bersama FEO (Formula E Operation) di Diriyah," kata Widi dilansir dari Kompas.com, Kamis (27/1/2022). 

Untuk diketahui, Diriyah merupakan kota pertama yang membuka balap mobil Formula E untuk tahun penyelenggaraan 2021-2022. Diriyah akan menggelar balap mobil listrik tersebut pada Sabtu (28/1/2022). 

Kata Widi, model penjualan tiket yang diterapkan di Diriyah bakal menjadi pedoman PT Jakpro menentukan kisaran harga tiket di Jakarta E-Prix, 4 Juni 2022 mendatang. 

"Termasuk ticketing, susunan grandstand pra-event, dan lain-lain," kata Widi.

Baca Juga: Fraksi PAN DKI Optimistis Formula E Tetap Bisa Terselenggara Meski Tender Sirkuit Diulang 

Perbandingan Harga Tiket

Diketahui, tiket penyelenggaraan Formula E di Diriyah Arab Saudi dijual dengan harga terendah 150 Riyal Arab Saudi atau setara Rp574.766 dan tertinggi 20.125 Riyal Arab Saudi atau setara Rp77.114.538 (kurs 1 Riyal= Rp3.831). 

Pengunjung yang membeli tiket masuk umum seharga 150 Riyal, mendapat fasilitas akses ke semua hiburan, seperti menyaksikan konser musik, dan balapan dari amfiteater Allianz E Villa dengan layar raksasa. 

Sedangkan pengunjung yang membeli tiket dengan harga 250 Riyal, dalam rupiah setara Rp957.944, hanya mendapat fasilitas tiket satu hari akses menonton balap langsung dari tribun, akses hiburan dan akses konser musik. 

Pengunjung yang membeli tiket termahal bisa menyaksikan dua hari perlombaan Formula E, serta mendapatkan makanan, jalan-jalan tur garasi, konser musik, hadiah ekslusif, parkir VIP, dan menghadiri sesi tanya jawab bersama pembalap Formula E.

Baca Juga: Tender Sirkuit Formula E Diulang, Wagub DKI: Jakpro Bukan Perusahaan Baru

Sejauh Mana Persiapan Formula E?

Widi Amanasto mengatakan bahwa pembangunan sirkuit Formula E sudah dapat diinspeksi oleh Formula E Operation (FEO) pada Mei 2022 mendatang. 

"Insyallah (Mei) akan diinspeksi dari FEO," kata Widi saat dihubungi wartawan, Rabu (26/1/22). 

Widi menjelaskan, inspeksi dari pihak FEO akan dilaksanakan tidak hanya setelah sirkuit rampung dibangun.

Tetapi, selama proses pembuatan pun, pihak FEO akan melakukan pemantauan langsung. 

Pemantauan dilakukan agar sirkuit Formula E dibangun sesuai standar Federasi Automobil Internasional atau FIA.

Lebih lanjut, Widi yakin, pembangunan dapat dimulai awal Februari meskipun proses lelang sirkuit tersebut sempat gagal karena permasalahan teknis.

"Awal Februari start (pembangunan), (akan rampung) kalau enggak salah perkiraan bulan April," katanya. 

Selain itu, ia mengatakan, Jakpro telah menyusun prosopal sponsor acara ini.

Baca Juga: Ketua DPRD DKI Pesimis Sirkuit Formula E Dapat Selesai Tepat Waktu

Diketahui, pembangunan sirkuit Formula E hingga saat ini belum terlaksana setelah lelang tender pembangunan lintasan dinyatakan gagal pada laman e-procurement PT Jakpro pada Senin (24/1/22) lalu. 

Namun demikian, Widi mengatakan bahwa proses tender kontraktor pengerjaan sirkuit Formula E bukan gagal, melainkan tengah diproses ulang. 

"Bukan gagal tapi retender, hari ini sudah proses lagi, secepatnya selesai," kata Widi.

Sebelumnya, tender kontraktor sirkuit Formula E dibuka sejak 4 Januari 2022. 

Pendaftaran lelang tender dilakukan pada 5-6 Januari 2022 pada bagian Jasa Bangun Proyek Pembangunan Lintasan Balap Formula E. 

Melansir laman http://eproc.jakarta-propertindo.com, proses pengambilan dokumen dilakukan pada 6-7 Januari 2022. 

Lalu dilanjutkan dengan penjelasan rencana kerja dan syarat-syarat (RKS), administrasi dan teknis pada 10 Januari 2022.

Baca Juga: Tender Formula E Gagal, Wagub DKI: Tentu Tetap Harus Optimis Terselenggara

 

Penulis : Hedi Basri Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/kompas.com


TERBARU