> >

Bakti Achraf Hakimi untuk Ibu di Piala Dunia 2022: Orang Tua Telah Berjuang Sangat Keras untuk Saya

Sapa qatar | 28 November 2022, 19:10 WIB
Bek Timnas Maroko, Achraf Hakimi menghampiri ibunya usai Maroko mengandaskan Belgia di pertandingan Grup F Piala Dunia 2022, Minggu (27/11/2022). (Sumber: Twitter Achraf Hakimi)

DOHA, KOMPAS.TV - Bek Timnas Maroko, Achraf Hakimi menjadi sorotan usai membantu timnya menjungkalkan favorit Grup F Piala Dunia 2022, Belgia pada Minggu (27/11/2022) lalu. Hakimi seusai pertandingan langsung berlari ke pinggir lapangan untuk menemui ibunya.

Hakimi pun tertangkap kamera memeluk dan mencium kening ibunya usai mengalahkan Belgia. Eks Real Madrid ini lalu mengunggah foto bersama sang ibu ke media sosial dengan takarir, “Aku mencintaimu, Ibu.”

Foto Hakimi lalu viral di media sosial. Sebagian besar warganet menyanjung perilaku Hakimi yang berbakti kepada orang tua.

Sebelum gelaran Piala Dunia Qatar 2022, Hakimi sendiri tidak menyembunyikan kebanggaan atas orang tuanya. Sang pemain berterima kasih kepada orang tua yang memuluskan kiprahnya menjadi pesepakbola.

Baca Juga: Libas Belgia, Maroko Berpeluang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2022

Orang tua Hakimi mesti bekerja di negeri orang sejak sang pemain masih kecil. Kerja keras orang tua pun mampu menunjang kiprah Hakimi yang sukses menembus akademi Real Madrid, lalu hijrah ke Borussia Dortmund, Inter Milan, dan Paris Saint-Germain.

Ketika masih membela Dortmund pada 2019 lalu, Hakimi mengaku orang tuanya  pindah dari Maroko ke Spanyol untuk “membangun kehidupan yang lebih baik.”

Orang tua Hakimi berasal dari sebuah desa di pinggiran Casablanca, kota terbesar di Maroko. Mereka lalu pindah ke daerah industri di Madrid, Spanyol.

“Mereka datang dari daerah yang minim lapangan pekerjaan. Mereka mesti berjuang sangat keras. Saya sampai tidak memiliki kata-kata untuk mendeskripsikan orang tua saya,” kata Hakimi dikutip laman resmi Bundesliga.

Menurut Hakimi, awalnya sang ibu menghendakinya untuk mencoba olahraga judo atau renang. Namun, Hakimi berhasil meyakinkan orang tuanya untuk memilih sepakbola. 

Hasilnya, pada usia tujuh tahun, Hakimi mendapatkan undangan untuk bergabung Real Madrid. Kendati tidak menembus skuad inti Los Blancos, pemain yang kini berusia 24 tahun itu membuktikan diri di Bundesliga Jerman sebelum kini bermain bersama Lionel Messi di Ligue 1 Prancis.

Untuk lebih membahagiakan orang tua, Hakimi tentu berniat membawa Timnas Maroko melaju lebih jauh di Qatar 2022. Berbekal empat poin, sama dengan Kroasia, Maroko memiliki peluang besar lolos ke fase gugur jelang menghadapi Kanada di partai terakhir.

Baca Juga: Petinju Meksiko ingin Hajar Messi karena Injak Jersey Timnas Meksiko di Ruang Ganti

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU