> >

Imbas Kericuhan Suporter di Stadion Kanjuruhan, Kompetisi Liga I Dihentikan Sepekan

Sepak bola | 2 Oktober 2022, 03:21 WIB
Petugas gabungan TNI dan Polri mencoba menghalau suporter Aremania yang masuk ke lapangan usai tim kebanggan Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam (1/10/2022). (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara Liga I 2022/2023 terpaksa menghentikan kompetisi selama sepekan.

Penghentian kompetisi ini buntut dari kericuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan saat laga pekan ke-11 Liga I Arema FC Vs Persebaya, Sabtu (1/1/2022) malam.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita menyatakan prihatin atas peristiwa kericuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Baca Juga: Kericuhan Suporter Usai Laga Arema FC Vs Persebaya Memakan Korban Jiwa, Polisi Masih Data Jumlahnya

PT LIB mengambil sikap untuk menghentikan semantara kompetisi Liga I 2022/2023 selama sepekan.

"Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI," ujar Akhmad dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/10/2022).

Akhmad juga menyampaikan duka cita terhadap keluarga korban peristiwa kericuhan di Stadion Kanjuruhan.

Saat ini kepolisian masih mendata, jumlah korban jiwa dan korban luka akibat peristiwa tersebut. Diduga jatuhnya korban jiwa ini akibat suporter panik dan saling berdesak-desakan keluar saat gas air mata menyebar ke tribun penonton. 

Baca Juga: Jelang Derbi Jatim Arema FC VS Persebaya, Kedua Tim Ngotot Poin Penuh

"Kami prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut. Kami ikut berdukacita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua," ujar Akhmad.

Kericuhan ini muncul setelah wasit meniup peluit panjang.  Arema FC ditaklukkan 2-3 oleh Persebaya Surabaya dalam pertandingan pekan 11 Liga I 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.

Aremania masuk ke lapangan usai tim favoritnya kalah 2-3 di kandang sendiri. Massa suporter itu meluapkan kekecewaannya dengan mengejar para pemain Persebaya dan Arema FC. 

Baca Juga: Ricuh! Suporter Tiba-tiba Masuk ke Lapangan, Pertandingan Liga 3 di Magelang Terpaksa Dihentikan

Sontak hal ini membuat petugas keamanan gabungan TNI dan Polri mengamankan para suporter yang masuk ke lapangan.  

Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan dan Stadion Kanjuruhan menggunakan empat mobil Polri, barracuda. 

Sementara beberapa pemain Arema FC yang masih di lapangan lantas diserbu massa suporter.

Beberapa titik api tampak di tribun penonton. Dua unit mobil polisi, salah satunya dari satuan K9 dibakar oleh massa. Tampak mobil lain rusak para dan dalam posisi terbalik di bagian selatan tribun VIP.

 

Kericuhan juga terjadi di luar stadion, massa melempari mobil kepolisian dan mobil yang membawa para pemain Persebaya dengan botol air mineral dan batu. 

Sejauh ini belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban dari peristiwa kerusuhan usai pertandingan Arema FC Vs Persebaya. 


 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU