> >

Dikritik Langgar HAM Lewat Desain Jersey Baru Timnas Denmark di Piala Dunia 2022, Qatar Murka

Sepak bola | 29 September 2022, 18:33 WIB
Desain jersey baru Timnas Denmark untuk Piala Dunia 2022 Qatar. (Sumber: Twitter @hummel1923)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Qatar menanggapi dengan marah terkait desain baru jersey Timnas Denmark untuk Piala Dunia 2022 yang mengandung kritik terhadap negara tuan rumah itu. 

Pada Rabu (28/9/2022) kemarin, Hummel, selaku sponsor apparel resmi Tim Dinamit untuk Piala Dunia 2022 merilis jersey baru yang akan dikenakan oleh Christian Eriksen dan kawan-kawan. 

Dalam perilisan tersebut, Hummel menuliskan bahwa desain jersey Timnas Denmark itu merupakan bentuk pesan kritik terhadap Qatar yang dianggap melakukan pelanggaran hak asasi manusia kepada para pekerja yang ikut membangun proyek untuk Piala Dunia 2022.

Menanggapi hal itu, kelompok penyelenggara turnamen, Komite Tertinggi Qatar (QSC), murka dengan peluncuran jersey baru Timnas Denmark. 

QSC juga membantah klaim dari Hummel yang menyebut bahwa ribuan pekerja telah tewas sehubungan dengan turnamen serta menuduh produsen alat olahraga itu telah menyepelekan "komitmen sejati" Qatar untuk keselamatan pekerja. 

"Sejak memenangkan hak untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA, QSC telah bekerja dengan rajin bersama pemerintah Qatar untuk memastikan bahwa turnamen tersebut memberikan warisan sosial yang langgeng," bunyi sebuah pernyataan QSC dikutip dari Sport Bible, Kamis (29/9/2022). 

"Untuk alasan itu, kami membantah klaim Hummel bahwa turnamen ini telah merenggut nyawa ribuan orang. Selain itu, kami dengan sepenuh hati menolak meremehkan komitmen tulus kami untuk melindungi kesehatan dan keselamatan 30.000 pekerja yang membangun stadion Piala Dunia FIFA dan proyek lainnya di turnamen."

Baca Juga: Desain Jersey Baru Timnas Denmark di Piala Dunia 2022 Kritik Qatar sebagai Penyelenggara

"Komitmen yang sama sekarang meluas ke 150.000 pekerja di berbagai layanan turnamen dan 40.000 pekerja di sektor perhotelan."

“Tanggung jawab harus selalu ada di negara-negara untuk berbuat lebih banyak untuk melindungi hak-hak masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Denmark."

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Sport Bible


TERBARU