> >

Graham Potter dan Mauricio Pochettino Didukung Jadi Kandidat Utama Gantikan Thomas Tuchel di Chelsea

Kompas sport | 7 September 2022, 18:32 WIB
Graham Potter dan Mauricio Pochettino menjadi dua kandidat utama untuk menggantikan Thomas Tuchel sebagai pelatih anyar di Chelsea. (Sumber: Twitter @PremSelect)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Graham Potter dan Mauricio Pochettino menjadi dua kandidat utama sebagai pelatih anyar Chelsea menggantikan Thomas Tuchel. 

Seperti yang diketahui, The Blues resmi memecat Tuchel pada Rabu (7/9/2022). Pemecatan pelatih asal Jerman itu hanya berselang beberapa jam usai Chelsea takluk di laga perdana Liga Champions dari Dinamo Zagreb dengan skor 1-0.

Selain kekalahan di Liga Champions itu, hasil buruk di Premier League juga menjadi alasan lain dipecatnya Tuchel. 

Hubungan Tuchel dan pemilik baru Chelsea Todd Boehly juga disebut memburuk karena klub sudah mengeluarkan dana besar untuk membeli pemain baru namun tak mampu mendapatkan hasil yang baik di awal musim. 

Dengan perginya Tuchel, dua nama pun saat ini menjadi kandidat utama untuk mengisi kursi panas di Stamford Bridge yaitu Graham Potter dan Mauricio Pochettino. 

Potter dinilai layak untuk memimpin Mason Mount dan kawan-kawan karena keberhasilannya membawa Brighton Hove Albion tampil konsisten di Premier League. 

Namun Pochettino yang saat ini masih menganggur setelah diberhentikan Paris Saint-Germain juga mempunyai peluang yang sama untuk melatih Chelsea. 

"Saya suka menonton Brighton bermain dan saya bisa memuji Potter sepanjang hari, dan dia mungkin akan melanjutkan ke hal-hal yang lebih besar dan lebih baik, tetapi musim lalu ketika Brighton tampil buruk dan tidak bisa menang di kandang, ada satu pertandingan di mana penggemar mencemooh. Hal-hal dalam sepak bola berubah dengan sangat cepat," kata mantan pemain Liverpool Danny Murphy dikutip dari talkSPORT

“Saya tidak akan kecewa jika saya adalah penggemar Chelsea apabila Potter datang," imbuhnya. 

Baca Juga: Chelsea Resmi Pecat Thomas Tuchel!

“Tapi Anda akan berpikir Pochettino akan berada di depannya," lanjutnya. 

"Tak satu pun dari mereka memiliki trofi di belakang mereka, tetapi Poch setidaknya memiliki pengalaman bertanggung jawab atas Tottenham dan Paris Saint-Germain, bekerja dengan pemain nama besar, ego, superstar dan Potter belum melakukan itu," ujarnya. 

Meski begitu, Murphy meyakini keduanya mampu untuk memimpin Chelsea meski belum ada trofi besar yang mampu dimenangkan keduanya. 

“Pochettino belum benar-benar mendapatkan CV apa yang mereka cari dalam hal trofi yang dimenangkan," tambahnya. 

“Graham Potter juga belum memenangkan trofi, tapi dia punya stok bagus karena apa yang dia capai di Brighton dan cara dia berperilaku, peningkatan pemain di bawahnya dan kesadaran taktisnya," pungkas Murphy. 

Dan kabar terbaru menurut The Telegraph, Chelsea sudah melakukan pendekatan resmi kepada Brighton untuk menghubungi Potter. 

Namun, menurut Fabrizio Romano, Potter bukan kandidat tunggal karena ada sejumlah pelatih lainnya yang juga ada dalam daftar. 

Selain Potter dan Pochettino, sejumlah nama pelatih top juga masuk dalam bursa calon pelatih anyar Chelsea. 

Nama Zinedine Zidane, Brendan Rodgers hingga Roger Schmidt ikut masuk ke daftar manajer Chelsea selanjutnya. 

Baca Juga: Curhat Sedih Pochettino Iri dengan Pep Guardiola di Man City dan Klopp di Liverpool

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Purwanto

Sumber : talkSPORT


TERBARU