> >

Prioritas Christophe Galtier Bersama PSG: Ligue 1 Prancis Dulu, Baru Liga Champions

Kompas sport | 6 Juli 2022, 17:05 WIB
Paris Saint-Germain (PSG) resmi menunjuk Christophe Galtier (kiri) sebagai pelatih kepala menggantikan Mauricio Pochettino. (Sumber: Twitter @PSG_English)

PARIS, KOMPAS.TV - Pelatih kepala Paris Saint-Germain (PSG), Christophe Galtier belum memprioritaskan klub berjuluk Les Parisien untuk menjadi kampiun Liga Champions. 

Galtier yang baru ditunjuk menukangi PSG menggantikan Mauricio Pocchettino itu mengaku baru akan fokus ke Liga Champions jika sudah sukses di ajang liga domestik, Ligue 1 Prancis. 

Padahal, PSG selalu berambisi merengkuh gelar Liga Champions perdana di tiap musimnya. 

Baca Juga: Christophe Galtier jadi Bos Baru PSG, Messi-Neymar Bakal Cabut?

“Saya akan punya banyak pemain kelas dunia di skuad saya dan semua akan fokus. Hal pertama yang harus PSG lakukan adalah menjadi tim yang menghibur di liga domestik,” kata Galtier, dikutip dari situs resmi PSG. 

“Setelah itu, baru kami akan menghadapi Liga Champions. Pada awal musim selalu ada 4-5 klub yang berpeluang juara Liga Champions, tetapi pada akhirnya hanya ada satu.” 

“Sebuah klub tidak bisa memenangi Liga Champions hanya dengan modal nama besar pemain. Butuh kerja keras.”

“Hasil musim lalu mengindikasikan Liga Champions sangat sulit untuk dimenangi dengan banyaknya momen yang di luar dugaan,” imbuh eks pelatih LOSC Lille. 

Timbulkan tanda tanya

Penunjukkan Galtier sebagai pelatih baru PSG juga menimbulkan tanda tanya. 

Galtier tidak memiliki pengalaman banyak memimpin tim di ajang Liga Champions. Sebaliknya, PSG sudah tersengsem menggondol The Big Ears, sebutan trofi Liga Champions. 

Namun, Galtier sudah yakin dengan kemampuannya beradaptasi di Liga Champions lewat segudang pengalaman melatih klub-klub di Liga Prancis. 

Baca Juga: Profil Christophe Galtier: Pengganti Pochettino di PSG, Sehebat Apa Dia?

“Saya paham jika ada yang skeptis soal pengalaman saya di Liga Champions. Saya pertama mengalami Liga Champions sebagai asisten pelatih, lalu sebagai pelatih Lille,” papar Galtier menambahkan.

“Namun, saya sudah belajar banyak. Punya pengalaman di Liga Prancis akan memberi saya kesempatan lebih cepat menyesuaikan diri. Saya juga tahu hampir semua pemain PSG karena sudah sering bertemu.” 

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Gading-Persada

Sumber : en.psg.fr


TERBARU