> >

Skandal Juventus, Dokumen Transfer Ronaldo Jadi Barang Paling Dicari

Kompas sport | 4 Desember 2021, 16:24 WIB
Dokumen transfer Cristiano Ronaldo ke Manchester United sedang menjadi barang paling dicari menyusul skandal laporan keuangan Juventus. (Sumber: Associated Press)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Saat ini, Juventus tengah diselidiki terkait dugaan pemalsuan dokumen keuangan klub.

Nama Cristiano Ronaldo pun ikut terseret dalam skandal terbaru Juventus ini.

Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Sabtu (4/12/2021) para jaksa umum dari Turin saat ini tengah menyelidiki dokumen rahasia yang menyangkut nama Ronaldo.

Dokumen tersebut diklaim akan semakin menguatkan kecurigaan jaksa terkait laporan keuangan Juventus yang janggal.

Berbagai laporan dari Italia menyebutkan bahwa Ronaldo terlibat kesepakatan rahasia dengan Juventus sebelum bergabung dengan Manchester United.

Baca Juga: Disambut Ronaldo di Manchester United, Rangnick: Dia Profesional yang Luar Biasa

Laporan tersebut diperoleh setelah sebuah rekaman muncul yang mengungkapkan tentang dokumen yang tidak seharusnya ada.

Keberadaan dokumen ini amat penting karena bisa membongkar segala kecurangan Juventus dalam laporan keuangan mereka.

Jaksa mencurigai bahwa Juventus telah memalsukan laporan keuangan, terutama dalam hal kerugian klub dan aset bersihnya.

Kerugian yang ditaksir mencapai 240 juta euro (sekitar Rp3,9 triliun) hanya dilaporkan sebesar 209 juta euro (Rp3,4 triliun).

Sementara aset bersih yang seharusnya hanya berjumlah 2 juta euro (Rp32,8 miliar) dinaikkan menjadi 29 juta euro (Rp475 miliar).

Kecurigaan dari jaksa dimulai usai mendapati rekaman percakapan antara Federico Cherubini selaku direktur olahraga, dan kepala staf hukum, Cesare Gabasio.

Percakapan keduanya yang terjadi pada 23 September 2021 itu membahas tentang Gabasio yang akan membuat transaksi palsu demi memenuhi laporan keuangan Juventus.

Gabasio menyatakan bahwa dokumen yang ada tidak cukup untuk menutupi neraca keseimbangan di ekonomi klub.

Transaksi palsu tersebut dilaporkan terjadi pada transfer Ronaldo ke Man United meski investigasi hingga saat ini belum berhasil menemukan dokumennya.

Saat ini, pihak jaksa baru mencurigai keberadaan dokumen di kediamaan Gabasio dan Continassa, pusat latihan Juventus.

Beberapa saksi pun dihadirkan demi kelancaran penyelidikan ini dan kini sudah tujuh orang dicurigai terlihat dalam usaha Gabasio tersebut.

Direktur Juventus yang baru, Maurizio Arrivabene, ikut terlibat meski mengaku tidak pernah melihat dokumen yang dimaksud.

Dari transfer Ronaldo, Gabasio disebut melaporkan nilainya melebihi 15 juta euro (Rp246 miliar) dari jumlah yang seharusnya.

Juventus sendiri hanya menjual Ronaldo seharga 15 juta euro ke Man United meski memang ada tambahan nilai jika sang pemain berprestasi di klub baru.

Namun dalam laporannya, Juventus menulis hingga 30,4 juta euro (Rp498 miliar) dan dimasukkan ke dalam pemasukan klub.

Hal inilah yang dicurigai oleh jaksa dan kini sedang coba diusut secara tuntas.

Baca Juga: Pekan Menyedihkan Juventus: Kantor Digeledah Polisi, Lini Pertahanan Dibobol Atalanta

Penulis : Kiki Luqman Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU