> >

Persebaya Surabaya dan Arema FC Sepakat Berdamai

Kompas sport | 22 Oktober 2021, 15:33 WIB
Bus tim Arema FC yang dirusak sekelompok orang di halaman Hotel New Saphir, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Rabu (20/10) malam. (Sumber: (ANTARA FOTO/Luqman Hakim))

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Persebaya Surabaya dan Arema FC sepakat berdamai setelah aksi perusakan bus Arema FC pada Rabu (20/10/2021) lalu.

Manajemen Persebaya Surabaya datang ke Polresta Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menyelesaiakan perkara perusakan bis Arema FC, Kamis (21/10).

Salah satu pelaku perusakan yang tertangkap rupanya merupakan fans Persebaya Surabaya.

Akibat perusakan tersebut, bus Arema FC mengalami kerusakan terutama bagian kaca bus.

Setelah terjadi kesepakatan, akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk untuk tidak memperpanjang kasus ini.

Baca Juga: Bus Pemain Arema FC Dirusak Suporter Bonek

Selanjutnya, pelaku akan menjalani proses hukum di kepolisian.

Fans Relation Manager Persebaya Surabaya, Alek Tuleka, meminta maaf atas nama Persebaya terkait aksi perusakan tersebut.

”Atas nama manajemen Persebaya, kami mohon maaf kepada manajemen Arema FC atas tindakan oknum suporter yang tidak bertanggung jawab terhadap Bus oficial Arema,” kata Alek Tualeka dilansir dari BolaSport, Jumat (22/10/2021).

Alek menambahkan jika aksi tersebut jauh dari nilai sportivitas yang harusnya dijunjung oleh kedua suporter.

Dia juga sangat menyayangkan aksi perusakan tersebut dan menyerahkan masalah itu kepada pihak berwajib.

”Sungguh, kejadian itu sangat mencoreng nama baik Persebaya dan melanggar nilai-nilai dasar sepak bola yang menjujung tinggi semangat respect, sportivitas, dan fairplay. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk memproses kejadian yang memalukan ini,” tuturnya.

Dalam pertemuan kedua pihak tersebut, Persebaya menawarkan untuk mengganti dan memperbaiki kerusakan.

Tapi pihak Arema FC memutuskan akan membawa bus kembali ke Malang dan melakukan perbaikan secara mandiri.

Sebelumnya diberitakan Pelaku penyerangan bus Arema FC telah diserahkan kepada Persebaya Surabaya untuk dibina lebih lanjut. Kedua klub juga sepakat mengakhiri masalah ini dengan cara kekeluargaan. 

Suporter Persebaya berinisial YS (14) dan gerombolannya diketahui melakukan perusakan bus Arema FC di Yogyakarta pada Rabu (20/10/2021) malam di depan Hotel Saphir. 

Dengan difasilitasi Polresta Yogyakarta, proses penyerahan sendiri dilakukan oleh kedua wakil klub pada Kamis (21/10). 

Arema FC diwakili Media Officer Sudarmadji dan Sekertaris Rahmat Taufiq Hentihu. Sedangkan Persebaya diwakilkan asisten manajer Alex Tualeka.

Alasan utama Arema FC tidak menindaklanjutkan ke proses hukum, semata atas nama rivalitas yang sehat dan berkualitas. 

“Kita menyerahkan pelaku untuk dibina oleh Persebaya, termasuk menyerahkan kepada Kepolisian yang akan melakukan seperti apa pembinaan itu,” ucap Sudarmadji, dikutip dari Kompas.com, Jumat (22/10).

“Yang jelas kami berharap bahwa persoalan ini sudah berakhir. Kami kembali fokus bahwa rivalitas berkualitas itu adalah bagaimana kita 2x45 menit di pertandingan dan sama-sama mengejar prestasi," ujarnya.

Baca Juga: Sepakat Akhiri Masalah, Arema FC Serahkan Pelaku Penyerangan Bus ke Persebaya

Penulis : Kiki Luqman Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU