> >

Tidak Boleh Ditemani Sang Ibu, Perenang Tuna Netra AS Mundur dari Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade tokyo | 20 Juli 2021, 22:11 WIB
Perenang Paralimpiade Amerika Serikat, Becca Meyers. (Sumber: usopm.org)

Lalu pada World Para Swimming Championship di London 2019 silam, Meyers memenangkan 4 medali dan mencetak 2 rekor dunia. 

Sayangnya, Olimpiade Tokyo 2020 diadakan tanpa penonton dan pembatasan signifikan untuk delegasi asing, yang berarti asisten pribadi, termasuk ibunya, Maria Meyers tidak diizinkan masuk ke Jepang. 

“Dia memberikan seluruh hidupnya untuk ini. Ini tidak dapat diterima. Ini memilukan," kata sang ibu, Maria Meyers.

“Dia takut pergi (sendirian). Dan maksud saya ketakutan — seperti, digulung menjadi bola, gemetar.”

Becca juga mengaku mengalami stres berlebih dan kesulitan tidur dan memulai latihan rutin karena keputusan mundur dari Olimpiade. 

“Aku belum tidur. Saya sangat stres. Saya kesulitan latihan karena situasi ini, dan saya belum bisa menjadi yang terbaik yang saya bisa," lanjut Becca.

"Saya tahu saya bisa menjadi yang terbaik dengan sumber daya yang saya butuhkan. Itu berhasil selama empat tahun terakhir."

USOPC juga mengaku kecewa dengan regulasi yang tidak mendukung para atletnya. 

"Kami sedih bagi para atlet yang perlu membuat keputusan yang menyakitkan tentang apakah akan bersaing jika mereka tidak dapat memiliki sumber daya dukungan khas mereka di kompetisi internasional," tulis pernyataan USOPC. 

"Tetapi prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan atlet, pelatih, staf, dan warga negara kami serta negara tuan rumah."

Baca Juga: Kisah Masomah Ali Zada, dari Kekangan Taliban Afghanistan hingga Jadi Atlet Olimpiade

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Fadhilah

Sumber : The Washington Post


TERBARU