> >

Pengguna Sepeda Meningkat Saat PSBB Transisi, Pemprov DKI Tambah Jalur Khususnya

Sosial | 19 Juli 2020, 19:15 WIB
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. (Sumber: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah dan memperlebar jalur khusus sepeda.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada awak media, Minggu (19/7/2020).

Baca Juga: CFD Bekasi Kembali Ramai, Tapi Jumlah Peminat Rapid Test Covid-19 Masih Sepi

Menurut Riza, Pemprov DKI juga memiliki program untuk menjadikan sepeda sebagai alat transportasi.

"Dishub DKI sudah mengatur, tidak hanya penambahan panjang, tapi juga lebarnya (jalur sepeda). Prinsipya kami memberi tempat terbaik lah bagi pejalan kaki dan pengguna sepeda," ujar Riza, Minggu.

Kenapa hal itu akan dilakukan, menurutnya, karena tren penggunaan sepeda pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi meningkat hingga 1.000 persen.

Pria yang akrab disapa Ariza mengimbau pesepeda lebih waspada saat beraktivitas di malam hari. 

Tak hanya itu, Riza juga berharap warga mau beralih menggunakan sepeda untuk beraktivitas. 

"Mudah-mudahan warga Jakarta bisa menggunakan sepeda sebagai alat transportasi yang murah. Kami mengapresiasi warga yang mulai minat bersepeda. Namun, harus berhati-hati dengan rambu dan yang malam juga banyak sekali (pesepeda)," tutur Riza.

Pemprov DKI Jakarta diketahui membangun sejumlah jalur sepeda di Ibu Kota. 

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU