> >

Ahli Sebut Masker Terbukti Efektif Kurangi Penyebaran Virus Corona, tapi...

Berita kompas tv | 9 April 2020, 22:06 WIB
Ilustrasi masker virus Corona (Sumber: Shutterstock via Kompas.com)

KOMPAS.TV - Pemerintah telah menginstruksikan kepada masyarakat Indonesia agar memakai masker saat berada di luar rumah. Hal ini sebagai salah satu upaya pencegahan penularan virus corona.

Bahkan, masker non-medis, seperti masker kain sangat disarankan untuk digunakan.

Sementara penggunaan masker medis, ditegaskan hanya untuk para tenaga medis yang berhadapan langsung dengan penanganan wabah Covid-19 ini.

Baca Juga: Masyarakat Wajib Gunakan Masker Tanpa Terkecuali!

Namun, kondisi ini justru berbanding terbalik dengan yang dilakukan Australia.

Melansir ABC News via Kompas.com, Kamis (9/4/2020), Wakil Pejabat Medis Tertinggi di Australia Profesor Paul Kelly justru mengatakan, masker sangat penting bagi tenaga medis.

Pada tahap ini, kata dia, tidak direkomendasikan untuk dipakai warga Australia.

Sebab, menurut Profesor Kelly, persediaan masker yang terbatas menjadi salah satu alasan belum diwajibkannya penggunaan masker secara umum kepada masyarakat.

Baca Juga: Jangan Salah! Seperti Ini Masker Kain 3 Lapis yang Disarankan Pemerintah untuk Tangkal Corona

Kurangi jumlah virus secara signifikan

Kendati demikian, dalam sebuah penelitian di Pusat Epidemiologi WHO di Hong Kong mengungkapkan bahwa masker medis terbukti secara signifikan mengurangi jumlah virus yang terdeteksi dalam partikel yang dilepaskan saat bernapas dan batuk.

Penelitian yang diterbitkan jurnal Nature Medicine tersebut menjelaskan bagaiman masker medis dapat mengurangi jumlah virus corona musiman.

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU