> >

Rencananya Proses Evakuasi WNI dari Provinsi Hubei Dimulai Besok

Breaking news | 31 Januari 2020, 22:55 WIB
Simulasi penanganan pasien terinfeksi virus ke ruang isolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso (Sumber: rspi-suliantisaroso.com )

JAKARTA, KOMPASTV - Proses evakuasi Warga Negara Indonesia dari China menggunakan pesawat komersil dari Batik Air.

Hal ini diketahui melalui undangan jumpa pers yang diterima, Jumat (31/1/2020). 

Dalam undangan ditulis, agenda persiapan keberangkatan penerbangan tujuan Wuhan dalam mendukung Misi Kemanusiaan yang diadakan pada Sabtu 1 Februari 2020. Besar kemungkinan proses evakuasi WNI dari China diberangkatkan di hari yang sama saat jumpa pers. 

Baca Juga: Retno Marsudi: Persiapan Evakuasi WNI Sudah Sampai...

Perusahaan perbangan Lion Air ini memang memiliki pesawat dengan spesifikasi yang diinginkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, yakni pesawat berbadan lebar.

Nantinya proses penjemputan WNI di China kurang dari 24 jam. Pesawat penjemput akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta. 

Untuk kedatangan, pemerintah belum menentukan di bandara mana yang siap menerima pendaratan pesawat evakuasi WNI dari China.

Di kesempataan berbeda, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait membenarkan bahwa pihaknya ikut membantu pemerintah dalam proses evakuasi WNI dari Provinsi Hubei, China.

Baca Juga: Menlu: Evakuasi WNI Menggunakan Pesawat Berbadan Lebar

Langkah ini dalam rangka memenuhi permintaan Kementerian Luar Negeri sebagai koordinator evakuasi WNI dari China.

Adapun pesawat yang akan digunakan untuk menjemput WNI yakni Batik Air A330. Diketahui A330 merupakan pesawat Airbus berbadan lebar dengan kapasitas kursi penumpang lebih dari 250 kursi. 

"Benar, Batik Air dengan pesawat A330," kata Edward dikutip dari Antara.

 

Penulis : Johannes-Mangihot

Sumber : Kompas TV


TERBARU