> >

Elektabilitas Ganjar Unggul, Politikus PDIP: Semangat Rakyat Teruskan Pembangunan Jokowi

Rumah pemilu | 22 Agustus 2023, 07:40 WIB
Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, saat menyampaikan keterangan, Senin (21/8/2023). Masinton menyebut elektabilitas Ganjar Pranowo yang tertinggi di antara tiga bacapres menunjukkan semangat masyarakat untuk melanjutkan pembangunan berkelanjutan pemerintahan Joko Widodo. (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, menyebut elektabilitas Ganjar Pranowo yang mengungguli dua bakal capres lainnya, menunjukkan semangat masyarakat untuk melanjutkan pembangunan yang telah dimulai pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Keunggulan elektabilitas Ganjar terekam dalam survei Litbang Kompas yang dirilis pada Senin (21/8/2023). Dalam survei itu, Ganjar unggul dengan elektabilitas 24,9 persen, disusul Prabowo Subianto 24,6 persen dan Anies Baswedan 12,7 persen.

Baca Juga: Survei Litbang Kompas soal Elektabilitas Bacapres, Ini Tanggapan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra

Masinton pun menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap Ganjar yang diwakili oleh responden survei.

"Tentu harapan dan dukungan dari masyarakat cukup tinggi kepada Pak Ganjar, dan ini akan bergulir terus sampai nanti tanggal 14 Februari 2024, hari pemilihan,” kata Masinton dalam rekaman video yang diterima KOMPAS TV, Senin (21/8/2023).

“Bagi kami kinerja dari Pak Ganjar Pranowo ini adalah mewakili dari semangat masyarakat yang ingin melanjutkan periodisasi pembangunan berkelanjutan yang dimulai Pak Jokowi dari 2014 hingga saat ini,” lanjutnya.

Masinton menyebut dukungan masyarakat menjadi modal besar Ganjar untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan Jokowi.

Baca Juga: Survei Litbang Kompas: Suara Pendukung Ganjar Cenderung di Pulau Jawa, Prabowo di Luar Jawa

Survei Litbang Kompas terbaru dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 27 Juli - 7 Agustus 2023. Sebanyak 1.364 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia. 

Dengan menggunakan metode ini, tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error survei +/- 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU