> >

Aksi Buruh Tuntut Pencabutan Omnibus Law Cipta Kerja akan Digelar di Jabar hingga Jatim

Peristiwa | 5 Juni 2023, 15:53 WIB
Foto arsip. Sejumlah buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak (GERAM) melakukan aksi unjuk rasa di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/3/2020). (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan ribuan buruh akan melancarkan aksi di berbagai daerah setelah demo di Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, hari ini, Senin (5/6/2023).

Aksi itu dilancarkan untuk menuntut pencabutan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja, yakni UU Nomor 6 Tahun 2023.

Ia menyebut, Partai Buruh bersama dengan 60 federasi serikat buruh tingkat nasional, serikat petani, dan gerakan sosial lainnya akan melancarkan aksi bergelombang selama 25 hari.

Iqbal mengungkapkan, gelombang aksi buruh akan dilakukan di sejumlah daerah, di antaranya Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Provinsi Jawa Tengah (Jateng), dan Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Baca Juga: Demo di Jakarta, Presiden Partai Buruh: Ini Awalan dari Gelombang Aksi 25 Hari, Puncaknya di Bandung

Ia menerangkan, pada Selasa (6/6/2023) besok, ribuan buruh akan menggelar aksi di Provinsi Banten.

Lalu, pada Rabu (7/6/2023), sekitar 10 ribu buruh akan melancarkan aksi di depan Gedung Sate, Bandung, Jabar.

"Tanggal 7 Juni di Bandung, puncaknya, karena itu basisnya Partai Buruh dan basisnya buruh, ada 10 ribu buruh di Gedung Sate," jelas Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Senin siang, dipantau dari program Breaking News Kompas TV.

Kemudian, ia menambahkan, pada 9 Juni 2023, aksi buruh juga akan dilakukan di Semarang, tepatnya di depan Kantor Gubernur Jateng.

"Di depan kantor pak Ganjar Pranowo," imbuhnya.

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU