> >

Keluarga Korban Kanjuruhan Mengadu Komnas HAM, Putusan Sidang Jauh dari Keadilan dan Dinilai Sesat

Hukum | 11 April 2023, 16:09 WIB
Para suporter sepak bola menggotong seorang pria yang terluka dalam kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Kini para korbn tragedi Kanjuruhan merasa keadilan tidak terpenuhi (Sumber: AP Photo/Yudha Prabowo)

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Keluarga korban tragedi Kanjuruhan kembali mengadukan nasib mereka ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada hari ini, Selasa (11/4/2023).

Para korban Kanjuruhan ini mengaku lantaran putusan sidang yang dijatuhkan Majelis Hakim pada 16 Maret 2023 dinilai sesat dan jauh dari rasa keadilan. 

Kuasa hukum keluarga korban, Daniel Siagian di Kantor Komnas HAM di Jakarta, Selasa (11/4/2023) mengatakan, para korban merasa putusan hakim jauh dari rasa keadilan.

Selain itu, putusan sidang di PN Surabaya teersebut sangat jauh dari fakta yang terjadi pada malam kelam yang membuat 135 nyawa hilang tersebut. 

"Ini jelas bahwa proses persidangan yang kemarin itu sangat jauh tidak menyentuh akar pokok persoalan daripada yang terjadi di Kanjuruhan," ucap Daniel di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2023).

Daniel mengatakan, tragedi Kanjuruhan jelas merupakan dampak dari kekerasan yang dilakukan aparat terhadap masyarakat sipil. Namun, para terdakwa malah dihukum ringan. 

"Sehingga proses persidangan yang telah dilangsungkan justru mengarah pada bentuk impunitas," imbuh dia dilansir kompas.com

Baca Juga: Saat Bareskrim Polri Tolak Laporan Baru Kasus Tragedi Kanjuruhan, Berdalih Proses Hukum Belum Inkrah

Daniel juga menyebut, sidang Tragedi Kanjuruhan gagal dan Komnas HAM harus bertindak. 

"Persidangan kemarin itu didesain untuk gagal mengungkap kebenaran, dan juga bagian daripada peradilan sesat," ucap pria yang juga Koordinator LBH Pos Malang itu.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV/kompas.com


TERBARU