> >

Ogah Dicap Sombong, PDIP Kini Tak Syaratkan Capres Koalisi Besar: Duduk Dululah, 5 Tahun Mau Apa

Rumah pemilu | 11 April 2023, 14:22 WIB
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah bicara soal koalisi besar . (Sumber: Dok. BPIP)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPP PDIP Said Abdullah klaim, pihaknya tak beri syarat mutlak capres ketika nanntinya masuk di Koalisi Besar partai politik pro Presiden Jokowi menuju Pilpres 2024. 

Menurut Said, pihaknya tidak pernah menyatakan adanya syarat terkait capres tertentu sebagai bagian ketika nantinya PDIP masuk koalisi besar peleburan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan KKIR (Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) itu. 

Ia lantas menyebut, kini yang lebih penting adalah para ketum parpol yang mewacanakan Koalisi Besar itu untuk duduk bersama. 

Ia juga menyebut, pihaknya tak ingin dicap sombong karena sudah ajukan syarat capres duluan, padahal koalisi juga belum resmi terbentuk. 

"Nggak ada syarat-syaratan. Duduk dulu lah," kata Said kepada awak media saat ditemui di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/4/2023).

"Bangsa ini mau kemana ke depan, karena seakan-akan PDIP sombong karena belum apa-apa bicara syarat," sambungnya. 

Baca Juga: Nasdem Beri Sinyal Pasangkan Anies dan Mahfud MD di Pilpres: Sesama Tokoh Nasional KAHMI

Said juga menyebut, pihaknya tak mau dibilang terkesan sombong karena harus mensyaratkan kursi capres atau cawapres sekalipun.

"Kami tidak seperti itu," jelasnya. 

“Duduk saja dulu, lima tahun ke depan mau seperti apa, ayo yang sudah baik dilakukan oleh bapak presiden Jokowi kita lanjutkan. Tapi kita harus jauh juga, tantangannya ke depan pasti berbeda," kata dia.

 

Adapun lima parpol pro Jokowi yang mewacanakan Koalisi Besar itu Gerindra-PKB (KKIR) dan PPP, PAN, Golkar (KIB). 

Ia lantas menegskan, kini PDIP terus buka kerja sama dengan para parpol tersebut.

"PDIP akan inisiatif untuk tetap silaturahim dan tetap membentuk kerja sama akbar partai politik," tukas dia.

Baca Juga: Prabowo Ternyata Sudah Jumpa Puan Maharani, Sebut Tak Lama Lagi Komunikasi Politik Terjadi

 

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV/Tribunnews


TERBARU