> >

Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, AHY: Kini Kita Malu di Dunia Internasional

Politik | 31 Maret 2023, 16:12 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY saat menghadiri safari Ramadan 1444 Hijriah di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/3/2023). (Sumber: Fadel Prayoga/Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY amat menyesalkan gagalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20. Bahkan, situasi ini membuat nama Indonesia tercoreng di mata dunia internasional.

"Harusnya tidak seperti ini. Saat ini kita malu di dunia internasional. Kita patut bertanya kepada pemerintah sekarang, kenapa ini bisa terjadi," kata AHY dalam keterangan tertulis, Jumat (31/3/2023).

Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Alasan Utama FIFA Copot Indonesai sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U20

"Padahal ada ruang untuk berdiplomasi, mengantisipasi dan mengkomunikasikannya. Nama baik dan reputasi kita di dunia internasional dipertaruhkan,” sambungnya. 

AHY menyebut, keributan dari sejumlah tokoh politik jelang berlangsung perhelatan itu harus menjadi pelajaran penting untuk seluruh pihak.

“Kemana saja selama ini? Padahal ada ruang untuk berdiplomasi. Lagi-lagi, di ujung-ujung jelang perhelatan tiba-tiba masing-masing punya suaranya, tidak bisa didisiplinkan. Ini berdampak pada nama baik negara,” ujarnya.

 

Menurut dia, setidaknya ada empat kerugian dari batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Pertama adalah rusaknya reputasi Indonesia. 

“Buruknya nama Indonesia di dunia internasional, karena dianggap tidak punya komitmen,” katanya. 

Kedua, mubazirnya persiapan-persiapan yang telah dilakukan, juga kekecewaan para atlet terbaik Indonesia, para suporter, dan pecinta sepak bola Indonesia. 

“Betapa kecewanya atlet-atlet kita, jangankan atletnya, keluarganya, kita semua sebagai suporter dan sebagai penggemar sepak bola nasional juga pasti tidak terima begitu saja,’ kata AHY.

Selanjutnya, adanya kerugian materiil akibat dana negara telah dikeluarkan untuk persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U20. 

“Ini kan semua sudah diperbaiki nih, sudah disiapkan, itu uang siapa? Uang negara, uang siapa itu? Uang rakyat. Jadi rugi lagi kita, udah berapa stadion Indonesia yang dipersolek supaya jadi, supaya pantas dan siap menjadi tuan rumah tadi." 

"Ya bukannya sia-sia, tapi tu kan dipersiapkan untuk perhelatan akbar dunia,” katanya.

Baca Juga: Hitung-hitungan Sandiaga, Piala Dunia U20 Batal Indonesia Rugi Rp3,7 Triliun

Terakhir, kerugian keempat adalah kerugian potensi benefit atau keuntungan ekonomi yang bisa dihasilkan jika itu bisa dilakukan di Indonesia, termasuk pariwisata dan UMKM yang selama pandemi terpuruk. 

“Bayangkan berapa negara yang akan datang. Belum lagi suporter dari negara lain di dunia yang ikut meramaikan untuk menonton. Jadi ada kerugian banyak potensi buat kita. Itu lapangan pekerjaan, penghasilan, devisa, itu macam-macam semuanya akan masuk ke kas negara juga,” kata AHY.
 

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU