> >

Penentuan Awal Puasa Ramadan 2023, BMKG: Terbenam Matahari Paling Awal 17.47 WIT di Papua

Agama | 22 Maret 2023, 16:52 WIB
Ilustrasi tim rukyatul hilal (pemantauan bulan sabit) untuk penetapan awal puasa Ramadan.  (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat Meteorologi dan Geofisika Pertama BMKG, Whytia Shabrina, mengungkapkan update kegiatan rukyatul hilal atau pemantauan hilal untuk menentukan 1 Ramadan 1444 H di berbagai daerah di Indonesia.

Whytia menjelaskan, cuaca sore hari ini di berbagai wilayah di Indonesia cukup beragam, mulai dari cerah hingga hujan. Di wilayah Jakarta sendiri, cuaca berpotensi cerah berawan.

Baca Juga: Penentuan 1 Ramadan 1444 H, Nahdlatul Ulama Ikut Keputusan Pemerintah

Saat ini, belum ada laporan hilal yang terlihat di titik-titik yang ada. Pasalnya, waktu terbenam matahari paling awal akan terjadi di pukul 17.47 WIT di Papua.

“Jadi menunggu matahari terbenam,” jelas Whytia di Breaking News Kompas TV, Rabu (22/3/2023).

Adapun, waktu terbenam matahari di Jakarta terjadi pukul 18.02 WIB. Kemudian, waktu terbenam paling akhir terjadi pada 18.49 WIB di Banda Aceh.

Whytia juga menyampaikan bahwa hilal di seluruh hilal berpotensi teramati, tergantung pada cuaca yang berada di titik-titik pemantauan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai hilal, dapat mengakses laman hilal.bmkg.go.id.

Baca Juga: 100 Twibbon Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 2023 dan Cara Bikinnya

Sebagai informasi, Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan sidang isbat guna menetapkan awal puasa Ramadan pada hari ini, Rabu. 

Sidang isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal.

Sebanyak 124 lokasi pemantauan hilal tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Nantinya pemantauan akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota.

 

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU