> >

Kuasa Hukum Richard Eliezer Tidak Terlibat dalam Sidang Etik: Itu Internal Polri

Hukum | 18 Februari 2023, 13:44 WIB
Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy, memberikan keterangan kepada media di Jakarta, Rabu (7/12/2022). (Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Seusai dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Richard Eliezer akan menghadapi sidang etik Polri.

Kuasa hukum Eliezer, Ronny Talapessy, mengatakan timnya dan kliennya berdoa supaya persidangan etik berjalan lancar.

Ia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi persidangan etik. Terlebih, pendampingan kuasa hukum hanya untuk persidangan pidana. Sejauh ini, kata Ronny, jadwal sidang etik juga belum dikeluarkan.

“Sidang etik ini internal, kami tim kuasa hukum juga tidak in charge,” ujarnya dalam Kompas Siang Kompas TV, Sabtu (18/2/2023).

Baca Juga: Menuju Sidang Kode Etik, Bagaimana Nasib Karier Eliezer di Polri?

Kendati demikian, ia mengungkapkan Eliezer pernah bercerita dalam dupliknya soal kebanggan menjadi anggota Polri. Termasuk, kebanggan bertugas di Poso, Manokwari, dan di korps Brimob.

“Ke depan apa keputusan Polri kami menghargai, kami percayakan institusi Polri yang besar bisa menjaga proses berjalan dengan baik,” ucap Ronny.

Terkait pernyataan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang menyatakan terbuka untuk menerima Eliezer bekerja di institusinya jika tidak dipecat oleh Polri, Ronny mengucapkan terima kasih.

Namun ia enggan membahas hal itu karena ingin menyelesaikan tahap demi tahap yang harus dijalani Eliezer, termasuk sidang etik.

“Ada beberapa pihak juga menyampaikan kepada saya secara pribadi ingin menarik Richard untuk bergabung, tetapi sekarang fokus di tahap satu per satu,” tuturnya.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU